Tribunnews.com

Dewan Kehormatan PWI Kaltim Tindaklanjuti Kasus Penganiayaan Wartawati

Senin, 4 Maret 2013 09:57 WIB
Dewan Kehormatan PWI Kaltim Tindaklanjuti Kasus Penganiayaan Wartawati
Tribun Kaltim/Sarassani
Sekretaris Dewan Kehormatan (DK) PWI Kalimatan Timur, Ibrahim Konong. 

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Sarassani

TRIBUNNEWS.COM, TANA PASER - Sekretaris Dewan Kehormatan (DK) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimatan Timur, Ibrahim Konong didampingi Pengurus Cabang PWI Kaltim Masrudiansyah, pukul 20.30, Minggu (3/3/2013), telah merapat ke Tana Paser, ibu kota Kabupaten Paser, guna mengumpulkan data dan informasi terkait kasus penganiayaan yang menimpa Anggota PWI Perwakilan Kaltim.

"Kita mengumpulkan data dan informasi terkait menindaklanjuti nasib anggota. Kita tidak mau hal seperti ini terulang kembali, kepada masyarakat, lebih-lebih kepada wartawan yang bertugas. Tak ada negoisasi, kasus ini lanjut ke meja hijau dan kita akan terus mengawal kasus ini," kata Ibrahim Konong, Senin (4/3/2013).

Ibrahim menegaskan kepada semua pihak untuk tidak mencoba melindungi atau mengintervensi pelaku-pelaku pengoroyokan. Karena kasus ini tergolong penganiayaan berat, lantaran korban kehilangan janin yang di dalam kandungannya lantaran pengoroyokan tersebut.

Seperti diberitakan, Yuni, anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Perwakilan Paser, sekitar pukul 11.00, Sabtu (2/3/2013), dianiaya sejumlah oknum warga saat meliput kejadian pengrusakan salah satu rumah warga di Desa Rantau Panjang, Kecamatan Tanah Grogot. Selain dianiaya, kamera yang dibawa Yuni juga dirusak.

© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved