Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

VIDEO; Ajaib, Bayi 8 Bulan Tertimbun Tanah Longsor di Candisari Semarang Masih Hidup

Keajaiban terjadi pada keluarga Solikhin, warga RT 2 RW 9 Tambora, Kelurahan Tegalsari, Kecamatan Candisari, Kota Semarang.

VIDEO; Ajaib, Bayi 8 Bulan Tertimbun Tanah Longsor di Candisari Semarang Masih Hidup
tribunjateng/galih permadi
Keajaiban terjadi pada keluarga Solikhin, warga RT 2 RW 9 Tambora, Kelurahan Tegalsari, Kecamatan Candisari, Kota Semarang. Wakil Walikota Semarang Hevearita G Rahayu kunjungi keluarga korban longsor. 

TRIBUNEWS.COM, SEMARANG - Keajaiban terjadi pada keluarga Solikhin, warga RT 2 RW 9 Tambora, Kelurahan Tegalsari, Kecamatan Candisari, Kota Semarang.

Solikhin dan istrinya, Susilowati, dan anaknya Hayu Sri Latifah berumur 8 bulan selamat dari bencana talut longsor, Senin (13/2) malam.

Solikhin mengatakan sebelum kejadian ia, istri dan Hayu sedang tidur di kamar yang lokasinya tepat di bawah talut yang longsor.

"Hujan deras sore hari. Tidak ada tanda-tanda bakal longsor, tidak ada retak juga. Tiba-tiba longsor dan menimpa saya sama anak istri," ujarnya, Rabu (15/2).

Beruntung, ketiganya selamat. Wajah Hayu tertimpa genteng, Susilowati tertimpa pintu, sedangkan Solikhin tertimpa puing dan mampu menahannya.

"Anak saya terpendam tapi beruntung wajahnya tertutup genteng sehingga bisa bernafas. Saya dan istri langsung minta tolong. Ibu saya minta tolong tetangga dan kemudian pintu didobrak," ujarnya.

Wakil Walikota Semarang, Hevearita G Rahayu menyatakan prihatin atas kejadian tersebut.

"Ini mukjizat tapi harus dilakukan penanganan. Longsor di lima titik ini terjadi di perumahan karena tidak ada drainase yang baik," ujarnya. (Tribun Jateng/Galih Permadi)

  Loading comments...
© 2017 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas