Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Pilgub Jawa Barat

Pesan Wagub Deddy Mizwar kepada Ridwan Kamil yang Maju di Bursa Cagub

Pemilihan Gubernur Jawa Barat yang akan diselenggarakan pada 2018 mendatang sudah dirasakan gaungnya.

Pesan Wagub Deddy Mizwar kepada Ridwan Kamil yang Maju di Bursa Cagub
TRIBUN JABAR/M Syarif Abdussalam
Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar setelah menghadiri Rapat Paripurna di Gedung DPRD 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, M Syarif Abdussalam

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG -  Pemilihan Gubernur Jawa Barat yang akan diselenggarakan pada 2018 mendatang sudah dirasakan gaungnya.

Sejumlah kepala daerah pun diisukan, bahkan telah menyatakan mencalonkan diri untuk berpartisipasi dalam Pilgub Jabar 2018.

Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar, meminta kepala daerah yang mencalonkan diri menjadi gubernur Jawa Barat ini tidak larut dalam hingar bingar dunia politik.

Diharapkan, kepala daerah tetap melakukan tugasnya dengan maksimal.

Hal tersebut diungkapkan Deddy saat menanggapi Wali Kota Bandung Ridwan Kamil yang mendeklarasikan diri bersama Partai NasDem untuk menjadi calon gubernur Jawa Barat. Apalagi, Ridwan Kamil dianggap sebagai calon kuat.

"Mudah-mudahan tidak terganggu tugasnya sebagai wali kota," kata Deddy Mizwar saat ditemui seusai menghadiri Rapat Paripurna di Gedung DPRD Provinsi Jawa Barat, Senin (20/3).

Ridwan Kamil, katanya, memang berhak mencalonkan diri bersama NasDem menjadi gubernur Jawa Barat.

Namun, katanya, jangan sampai mengorbankan waktu sekitar 1,5 tahun sampai Pilgub 2018 diselenggarakan dan mengabaikan tugasnya sebagai kepala daerah.

Warga Kota Bandung, katanya, menginginkan hasil yang maksimal dari wali kota yang telah dipilihnya. Jangan sampai, Pilgub Jabar 2018 sampai menghabiskan perhatian dan waktu tugasnya sebagai kepala daerah.

Saat ditanya mengenai niatnya untuk mencalonkan diri juga sebagai gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar mengatakan dirinya masih menjaga komunikasi dengan sejumlah partai politik.

"Dengan semua partai sudah mengobrol. Saya enjoy saja dulu. Semua keputusan ada di tangan masing-masing partai. Andaikan terjadi dinamika politik yang besar dan tidak dilirik lagi, ya sudah," katanya

Deddy pun mengatakan tidak masalah dia ditempatkan sebagai calon gubernur atau wakil gubernur oleh partai-partai pengusungnya.

Hanya saja, dia harus terlebih dulu berpikir ulang mengenai calon gubernurnya, jika dia dicalonkan sebagai calon wakil gubernurnya.

  Loading comments...
berita POPULER
© 2017 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas