Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Terjatuh ke Sungai Enim Saat Berkelahi dengan Sepupu, Heriawan Hilang dan Belum Ditemukan

bisa juga korban didorong atau dihanyutkan pelaku ke Sungai Enim untuk menghilangkan jejak.

Terjatuh ke Sungai Enim Saat Berkelahi dengan Sepupu, Heriawan Hilang dan Belum Ditemukan
Kompas.com/Masriadi

TRIBUNNEWS.COM, MUARAENIM---Heriwan (36) warga Desa Sukaraja, Kecamatan Tanjung Agung, Kabupaten Muaraenim, hanyut di Sungai Enim, diduga setelah berkelahi dengan sepupunya Mahartoni (48) di pangkalan pemandian Sungai Enim, di Desa Sukaraja, Minggu (19/3) sekitar pukul 06.00.

Dari informasi yang berhasil dihimpun di lapangan Senin (20/3/2017), kejadian perkelahian tersebut ketika korban dan pelaku yang masih sepupuan tersebut, memang dalam tiga tahun terakhir tidak akur dan sering bertengkar meskipun masih bisa diredam.

Namun pada hari kejadian, secara tidak sengaja, korban dan pelaku bertemu di tempat pemandian umum desa. Dimana, korban kebetulan membawa sajam jenis pisau.

Entah bagaimana awalnya, tiba-tiba antara korban dan pelaku terjadi cekcok mulut yang puncaknya terjadi aksi baku hantam.

Namun dalam perkelahian tersebut, pelaku diduga berhasil merebut sajam dan menusukkannya ke tubuh korban hingga berkali-kali.

Akibat parahnya luka yang diderita, korban bersimbah darah dan terjatuh ke dalam Sungai Enim dan tenggelam dibawa derasnya arus Sungai Enim.

Kemudian keluarga korban melaporkan kejadian tersebut, dan pelaku langsung diamankan bersama barang bukti sebilah pisau.

Kapolres Muaraenim AKBP Hendra Gunawan melalui Kapolsek Tanjung Agung AKP Iwan Gunawan didampingi Kasubag Humas AKP Arsyad Agus, mengatakan sampai saat ini, pihaknya belum secara pasti mengetahui kronologis kejadian tersebut, sebab pihaknya bersama Tim SAR gabungan, masih terus melakukan pencarian korban di Sungai Enim.

Begitupun penyebab korban jatuh ke dalam Sungai Enim, bisa saja pada saat perkelahian terjadi di pinggir Sungai Enim sehingga diduga korban terjatuh kedalam Sungai Enim, namun bisa juga korban didorong atau dihanyutkan pelaku ke Sungai Enim untuk menghilangkan jejak.

"Kita belum bisa memberikan motif detilnya. Sebab korban belum ditemukan, sehingga kita tidak tahu penyebab utama kematiannya. Kalau mendengar pengakuan sepihak tersangka itu sangat riskan kebenarannya," ujar.

Masih dikatakan Kapolsek, dari informasi di lapangan, perkelahian tersebut terjadi karena tersangka dan korban sering bertengkar, selama ini antara korban dan pelaku tinggal satu rumah yang dibagi dua karena mereka merupakan sepupu.

Dan saat ini, pihaknya masih fokus melakukan pencarian korban di Sungai Enim.

  Loading comments...
berita POPULER
© 2017 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas