Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Mudik Lebaran 2017

Ruas Tol Pemalang-Pekalongan-Batang Siap Dilalui Pemudik Sepekan Sebelum Lebaran

Pengerjaan jalan tol Pemalang-Pekalongan-Batang terus dikebut agar bisa dilalui oleh pemudik di tahun 2017 ini.

Ruas Tol Pemalang-Pekalongan-Batang Siap Dilalui Pemudik Sepekan Sebelum Lebaran
Tribun Jateng/ Muh Radlis
Pekerja Memasang Beton Jembatan di Pembangunan Ruas Tol Pemalang-Pekalongan-Batang. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Radlis

TRIBUNNEWS.COM, PEKALONGAN - Pengerjaan jalan tol Pemalang-Pekalongan-Batang terus dikebut agar bisa dilalui oleh pemudik di tahun 2017 ini.

Siang malam para pekerja jalan tol bekerja agar target yang diberikan segera terpenuhi.

Pimpinan Proyek Pemalang Batang Tol Road (PBTR), Tri Mulyo, mengatakan, saat ini pengerjaan timbunan sudah mencapai 90 persen.

Total 39,2 kilometer jalan tol tersebut rencananya akan bisa dilalui pada 15 Juni 2017.

"Timbunan sudah mencapai 90 persen, tapi LC (jalanan beton) baru 55 persen. Diharapkan tanggal 7 Juni 2017 sudah bisa diuji coba dan targetnya LC selesai pada 15 Juni 2017," kata Tri Mulyo saat meninjau pembangunan tol Pemalang-Pekalongan-Batang, Jumat (19/5/2017).

Sepanjang jalan tol tersebut, 14 jembatan besar dan tujuh jembatan temporari (sementara) yang akan dibangun.

Menurut Tri, saat ini baru satu jembatan permanen yang sudah jadi dan jembatan temporari sudah terpasang.

Terkait kesiapan fungsional dilalui pemudik tahun ini, Tri mengaku H - 7 lebaran sudah siap dilalui.

"100 persen sudah bisa dilalui pemudik di H-7 lebaran. Begitupun saat arus balik," katanya.

Untuk kendaraan yang diperbolehkan melintas di proyek jalan tol tersebut, menurut Tri hanya kendaraan golongan satu atau kendaraan pribadi saja.

"Truk dan bus tidak boleh melintas. Itu pun kecepatan diatur, maksimal 40 kilometer per jam," katanya.

Dua rest area juga telah disiapkan sepanjang jalur itu. Di Pemalang dan Batang. "Jaraknya 25 kilometer," katanya.

Dalam waktu dekat, Tri mengaku pihaknya mulai memasang rambu rambu dan penunjuk arah sepanjang ruas jalan tol itu.

"Penerangan hanya dipasang di rest area, selain itu tidak ada penerangan," katanya. (*)

  Loading comments...
berita POPULER
© 2017 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas