Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Ramadan 2017

Razia Asmara Subuh Polisi Tilang Tujuh Kendaraan

Petugas gabungan Polsekta Sunggal bersama TNI, dan aparat pemerintahan kembali melakukan razia asmara subuh di Jl Gagak Hitam/Ringroad, Sunggal.

Razia Asmara Subuh Polisi Tilang Tujuh Kendaraan
Tribun Medan/Array A Argus
Petugas Satlantas Polrestabes Medan bersama Satpol PP Kota Medan merazia muda-mudi saat asmara subuh di seputaran Jl Gagak Hitam/Ringroad, Sunggal, Sabtu (17/6/2017). TRIBUN MEDAN/ARRAY A ARGUS 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Array A Argus

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Petugas gabungan Polsekta Sunggal bersama TNI, dan aparat pemerintahan kembali melakukan razia asmara subuh di Jl Gagak Hitam/Ringroad, Sunggal pada minggu ketiga Ramadan.

Dalam razia kali ini, tujuh pengendara yang tidak melengkapi surat kendaraannya ditilang.

"Penilangan terhadap sepeda motor dilakukan langsung oleh petugas Satlantas Polrestabes Medan. Polsekta Sunggal bersama unsur TNI ikut membantu memeriksa kendaraan manakala dicurigai," kata Kapolsekta Sunggal, Kompol Daniel Marunduri, Sabtu (17/6/2017).

Daniel mengatakan, dari tujuh sepeda motor yang ditilang rata-rata tidak melengkapi surat kendaraannya. Polisi terpaksa menilang lima STNK dan dua motor.

"Sistem razia kali ini kami lakukan dengan cara berpatroli di titik-titik kumpul para remaja. Adapun lokasi yang kami kelilingi yakni Jalan Gagak Hitam, kemudian Jalan Ngumban Surbakti, dan Jalan Gatot Subroto," ungkap Daniel.

Baca: Tinggalkan Pacarnya Melahirkan dan Nikahi Wanita Lain, Bripda FZ Harus Siap Terima Konsekuensi

Mantan Kanit Jatanras Polresta Medan ini mengatakan, selama razia asmara subuh, banyak muda-mudi yang terpaksa dibubarkan.

Tindakan ini dilakukan semata-mata menjaga keamanan dan keselamatan para remaja itu sendiri.

"Remaja-remaja yang masih dibawah umur saat razia dikumpulkan oleh Kanit Sabhara, AKP Enam Surbakti untuk diberikan nasehat. Setelah itu, mereka diminta bubar dan pulang ke rumahnya masing-masing," kata perwira berpangkat satu melati emas di pundak ini. (Ray/tribun-medan.com)

  Loading comments...
© 2017 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas