Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Alasan PT Pertamina Patra Niaga PHK Karyawannya

Rudy Permana, mengungkapkan alasan PHK terhadap sejumlah karyawan 4P di area operasional distribusi BBM Pertamina Patra Niaga.

Alasan PT Pertamina Patra Niaga PHK Karyawannya
Tribun Jateng/Wahyu Sulistiyawan
Pengisian BBM: Petugas mulai mengisi bahan bakar minyak ke tangki truk Pertamina yang sebelumnya terhenti karena aksi mogok oleh ratusan supir truk di Depo Pertamina Regional Jateng-DIY, Pengapon, Kota Semarang, Jateng, Rabu (3/7/2013). Aksi mogok kerja oleh 250 supir dan kernet truk Pertamina selama enam jam ini untuk menuntut upah layak. (Tribun Jateng/Wahyu Sulistiyawan) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Siti Fatimah

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, Rudy Permana, mengungkapkan alasan PHK terhadap sejumlah karyawan 4P di area operasional distribusi BBM Pertamina Patra Niaga.

Menurutnya, mereka tidak memenuhi syarat pengangkatan sebagai karyawan tetap di perusahaan 4P (Perusahaan Pemborong Pekerjaan Pengangkutan).

Antara lain karena sudah dalam batas usia pensiun, tingkat kehadiran yang rendah dan tindakan indisipliner selama masa evaluasi, dan melakukan tindakan yang merugikan perusahaan.

Penegasan 4P terhadap kriteria pengangkatan karyawan tetap yang disampaikan kepada PT Pertamina Patra Niaga adalah sebagai berikut:
1. Tingkat kehadiran 100 persen selama masa evaluasi 3 (tiga) bulan.
2. Kinerja yang sesuai standard performance.
3. Tidak adanya tindakan indisipliner pekerja.
4. Belum memasuki usia pensiun.
5. Kondisi fisik sehat.
6. Lulus psikotest yang dilakukan oleh lembaga psikologi.

Ancaman mogok nasional merupakan aksi lanjutan dari unjuk rasa para mantan karyawan 4P yang dilakukan di kantor pusat PT Pertamina Patra Niaga serta DPR RI di Jakarta pada awal bulan lalu.

Mereka menyebarkan selebaran ancaman mogok nasional di sejumlah SPBU dan melalui media sosial.

Baca: Karyawan PT Pertamina Patra Niaga Mulai Mogok Kerja Hari Ini

Rudy Permana menyesalkan tindakan yang dilakukan oleh mantan karyawan 4P itu dan menyarankan agar masyarakat dapat memahami dan bersikap kritis dalam menanggapi isu yang beredar.

"Dengan program SATGAS SIAP, kami menjamin kelancaran distribusi BBM bagi masyarakat, khususnya di SPBU di daerah-daerah yang mendapat ancaman mogok nasional tersebut," kata Rudy Permana.

Beredar luas kabar media sosial, PT Pertamina Patra Niaga mogok kerja nasional mulai Senin (19/6/2017).
Beredar luas kabar media sosial, PT Pertamina Patra Niaga mogok kerja nasional mulai Senin (19/6/2017). (Istimewa)

Sebelumnya, karyawan PT Pertamina Patra Niaga menggelar aksi mogok nasional di enam provinsi, hari ini, Senin (19/6/2017).

Serikat Buruh Transportasi Perjuangan Indonesia (SBTPI) dan Federasi Buruh Transportasi Pelabuhan Indonesia (FBTPI) turut akan melakukan aksi mogok kerja nasional di tiga pulau yaitu Jawa, Sumatra, dan Sulawesi.

Informasi itu berseliweran di media sosial.

Di Jabar, para karyawan PT Pertamina Patra Niaga berunjuk rasa di Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Padalarang di Jalan Raya Padalarang No 474, DS Kertajaya, Kabupaten Bandung Barat.

Dari informasi yang beredar di media sosial, aksi di TBBM Padalarang dimulai pukul 10.00 WIB.

Aksi ini sebagai respons perlakuan anak perusahaan Pertamina yang mem-PHK 414 awak mobil tangki.

  Loading comments...
© 2017 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas