Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Mukayim Habisi Selingkuhan Gara-gara Minta Dinikahi

Pelaku pembunuhan Suharni telah dibekuk jajaran Satreskrim Polres Way Kanan dengan dibackup Resmob Polda Lampung.

Mukayim Habisi Selingkuhan Gara-gara Minta Dinikahi
Tribun Lampung/Anung Bayuardi
Mukayim (43), terduga pelaku pembunuhan Suharni (40), warga Martapura, Kabupaten Oku Timur, Provinsi Sumatera Selatan dibekuk Satreskrim Polres Way Kanan 

Laporan Reporter Tribun Lampung Anung Bayuardi

TRIBUNNEWS.COM, WAY KANAN -- Mukayim (43), terduga pelaku pembunuhan Suharni (40), warga Martapura, Kabupaten OKU Timur, Provinsi Sumatera Selatan dibekuk Satreskrim Polres Way Kanan.

Kapolres Way Kanan AKBP Doni Wahyudi, melalui Kasat Reskrim AKP Yuda Wiranegara, mengatakan, pada hari Selasa (24/10/2017) malam, pelaku pembunuhan Suharni telah dibekuk jajaran Satreskrim Polres Way Kanan dengan dibackup Resmob Polda Lampung.

Baca: Cecep Tak Hanya Merampok dan Membunuh Tapi Memperkosa Bininya, Ini Fakta Kebiadabannya

Baca: Cerita Fadholi Nikahi Sesama Lelaki, KUA Bisa Tertipu, Begini Akhir Kisahnya

Tim telah meringkus Mukayim (43), warga Saung Dadi, Kecamatan Buay Pemuka Peliung, Kabupaten OKU Timur, Provinsi Sumatera Selatan.

“Pelaku diringkus kurang lebih selama 11 hari dari kejadian penemuan mayat di Kampung Gunung Sangkaran, Kecamatan Blambangan Umpu, Jumat (13/10) sekitar pukul 17.00 WIB,” tuturnya.

Kejadian bermula di Kampung Gunung Sangkaran, Dusun 4, Kecamatan Blambangan Umpu, Kabupaten Way Kanan, salah satu warga setempat Wanto, yang menginformasikan adanya mayat perempuan dengan identitas Suharni (40) warga Martapura, Kabupaten Oku Timur, Provinsi Sumatera Selatan, telah membusuk di kamar mandi umum yang sudah tidak terpakai.

Dari kejadian itu, Satreskrim Polres Way Kanan melakukan penyelidikan lebih lanjut guna melakukan penangkapan terhadap pelaku.

"Adapun motif pembunuhannya adalah selingkuh dan tersangka tidak mau menikahi karena antara korban dan pelaku sudah sama-sama menikah," ujar Kasat Reskrim.

Berdasarkan keterangan lebih lanjut, korban meminta dinikahi oleh tersangka, tapi tersangka tidak mau. Pada tanggal 14 Oktober 2017, tim melakukan pengejaran sampai ke Jakarta di tempat mereka beli tiket bus.

Dari sana tim mendapatkan petunjuk, dengan ciri – ciri pelaku dan tim melakukan pengembangan.

Setelah tim mendapatkan info dari ponsel korban yakni HP merk Samsung J2 Prime yang dibawa pelaku, maka tadi siang Satreskrim Polres Way Kanan dibackup Polda Lampung melakukan penangkapan dikediamannya di OKU Timur namun pada saat penagkapan pelaku melakukan perlawanan dan berusaha melarikan diri sehingga anggota melakukan Tindakan tegas terukur dan terarah terhadap pelaku dan pelaku mengakui perbuatannya.

“Saat ini pelaku dan barang bukti telah diamankan dan dibawa ke Polres Way Kanan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” tukasnya.

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Lampung
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas