Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Makam Keramat di Desa Telok Selong Jadi Perhatian Arkeolog

Warga meyakini makam tersebut bukan makam biasa. Ada kemungkinan milik keluarga Kesultanan Banjar.

Laporan Wartawan Banjarmasin Post, Hari Widodo

TRIBUNNEWS.COM, MARTAPURA - Komplek pemakaman tua di Desa Telok Selong dianggap keramat. Bahkan hingga kini masih didatangi warga.

Mereka meyakini makam tersebut bukan makam biasa. Ada kemungkinan milik keluarga Kesultanan Banjar.

"Melihat nisannya ini bukan orang biasa. Saya meyakini ada keterkaitan dengan keluarga Kerajaan Banjar," kata Zulkifl,i warga Banjarmasin.

Terkait hal itu, Balai Arkeologi Banjarmasin melakukan penjajakan ke lokasi makam tua tersebut.

Dari lokasi makam, mereka menemukan nisan-nisan yang menunjukkan keterangan tahun kalender hijriah.

"Ini baru penjajakan, belum tahapan penelitian. Belum bisa menjadi kesimpulan. Jadi bisa saja makam itu lebih tua atau lebih muda" kata Peneliti Balai Arkeologi Banjarmasin Nugroho Nur Susanto, Selasa (13/11/2017).

Menurutnya, untuk memastikan tahun makam tersebut tidak hanya diambil dari tahun yang tertulis pada nisan. Tapi, juga bisa dilihat dari aspek lainnya. Misal jenis batu yang digunakan serta lamggam ataupun tipe nisan.

Nugroho menjelaskan bahwa satu makam yang tertulis 1168 H, jika dikonversikan ke tahun masehi sama dengan 1754 masehi.

Jika mengikuti tahun tersebut, maka waktunya bersesuaian dengan ketika pusat Kesultanan Banjar yang berpindah dari Kuin Banjarmasin ke daerah Sungai Kitano atau Dalam Pagar.

"Ini ada kesesuaian dengan adanya makam Sultan Mistainbilah di Tabukan Desa Tangkas ataupun Makam Sultan Inayullah di Sungai Kitano maupun makam yang masih dalam Penelitian, yakni Sultan Saidullah ataupun Sultan Tahlilullah di Dalam Pagar," terangnya.

" Tidak mungkin sebuah kerajaan tanpa ada rakyat di sekitarnya saya yakin saat itu komunitas pemukiman muslim dikawasan itu sudah ramai," tambahnya.(*)

  Loading comments...
berita POPULER
© 2017 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas