Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Erupsi Gunung Agung

Berstatus Awas, Gunung Agung Kembali Semburkan Abu Vulkanik

Gunung Agung kembali menyemburkan abu vulkanik pada Kamis (7/12/2017) pagi, setelah sempat mereda beberapa hari terakhir.

Berstatus Awas, Gunung Agung Kembali Semburkan Abu Vulkanik
/(TRIBUN_BALI/RIZAL_FANANY)
Gunung Agung terus mengeluarkan asap abu Vulkanik terlihat dari Amed,Karangasem, Kamis (30/11). Berdasarkan pantauan tim PVMBG asap abu vulkanik yang keluar dari kawah terpantau menurun dengan intensitas 2000 meter namun aktivitas vulkanik masih cenderrung tinggi. (Rizal Fanany/Tribun Bali) 

TRIBUNNEWS.COM, BALI  - Gunung Agung, Bali tetap menunjukkan aktivitas yang cukup tinggi

Gunung Agung kembali menyemburkan abu vulkanik pada Kamis (7/12/2017) pagi, setelah sempat mereda beberapa hari terakhir.

Kasubid Mitigasi Bencana Gunung Api Wilayah Timur Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Devy Kemal Syahbana mengatakan, semburan abu masih terbilang tipis. Sebarannya juga sampai ke permukiman warga.

"Ada abunya, tapi masih tipis dan sebarannya masih di sekitar puncak," kata Devy. Menurut pantauan Kamis pagi hingga menjelang sore, Gunung Agung terus mengeluarkan asap dengan ketinggian lebih dari 1.000 meter.

Baca: Pengacara Berencana Ajukan Saksi Ahli yang Meringankan Ahmad Dhani

Baca: Kecam Keputusan Trump, Anggota Komisi III DPR Ingatkan Polisi Ancaman Terorisme

Selain embusan asap, Gunung Agung terus diguncang gempa, baik gempa vulkanik dangkal, vulkanik dalam, tremor menerus, maupun gempa frekuensi rendah.

Sementara itu, Kepala Pusat PVMBG Kasbani mengatakan, saat ini Gunung Agung masih berstatus awas.

Gempa yang terjadi, menurut dia, mengindikasikan adanya produksi dan pergerakan magma menuju permukaan. "Di permukaan memang mengalami perlambatan, tapi di bawah masih terus produksi magma," kata Kasbani.

Walau demikian, dia menekankan bahwa Bali tetap aman untuk dikunjungi asalkan wisatawan tidak memasuki zona bahaya Gunung Agung, yaitu pada radius 8 kilometer dari kawah ditambah perluasan sektoral 10 km ke arah utara, timur laut, tenggara, selatan, dan barat daya.

"Khusus bagi wisatawan tidak apa ke Bali asal tidak masuk dalam zona bahaya," ujar Kasbani. (ROBINSON GAMAR)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul: Gunung Agung Kembali Semburkan Abu Vulkanik

  Loading comments...
berita POPULER
© 2017 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas