Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Dendam Semasa SD Baru Tuntas Sekarang, Tapi Akhirnya Begini

Tersangka kasus pembacokan itu diamankan oleh jajaran kepolisian Polres Demak, pada 3 Desember 2017 lalu.

Dendam Semasa SD Baru Tuntas Sekarang, Tapi Akhirnya Begini
Tribun Jateng/Hesti Imaniar
Kapolres Demak AKBP Sonny Irawan dan Kasat Reskrim Polres Demak AKP Tri Agung saat melakukan gelar Kamis (7/12/2017) di Mapolres Demak 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Hesty Imaniar

TRIBUNNEWS.COM, DEMAK - Isa Maulana (19) warga Kecamatan Guntur, harus mengurungkan niat untuk menikahi gadis pujaannya pada Rabu (7/12/2017), lantaran ia diringkus oleh jajaran kepolisian Mapolres Demak

Isa pun harus merasakan pengapnya jeruji besi.

Tersangka kasus pembacokan itu diamankan oleh jajaran kepolisian Polres Demak, pada 3 Desember 2017 lalu.

Isa bersama temannya Panji Puji Atmoko (19) diamankan oleh jajaran Reskrim Polres Demak, karena membacok korban Ahmad Luthfil Hakim (19).

Isa yang memendam dendam kepada korban, saat setelah menenggak minuman keras jenis ciu, menceritakan kisah dendamnya kepada temannya Panji, saat mereka berada di Bendungan Sungai Desa Lamongan, Guntur, Demak.

"Saya cerita kepada Panji, jika saya dendam kepada korban, karena dulu semasa saya dan korban mengenyam pendidikan yang sama di satu SD, kurang lebih 7 tahun lalu, korban sering memukul saya, bahkan mencakar muka saya," katanya Kamis (7/12/2017) saat diadakan gelar kasus pembacokan di Mapolres Demak.

Setelah Isa menceritakan kisahnya kepada Panji, teman yang seharusnya memberikan nasehat baik, justru mendorong Isa untuk membalaskan dendamnya.

"Panji memberikan sebilah golok kepada saya, dan mengajak saya untuk menuntaskan dendam saya kepada korban. Lalu, pada Minggu 3 Desember 2017 pagi, kurang lebih pukul 06.00 WIB, kami melakukan aksi dengan mendatangi rumah korban," jelasnya.

Isa yang ditemani Panji, mendatangi rumah korban, disaat korban tengah tertidur. Kemudian, mereka berdua pun sempat mengajak berbincang korban.
"Golok saya selipkan di perut saya, lalu saat korban lengah, karena kita ajak ngobrol, saya pun membacok korban, disaksikan oleh Isa," terang Panji.

  Loading comments...
berita POPULER
© 2017 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas