Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Suku Mentawai Nasibmu Kini, Jalan Berliku Menuju Fam Sirisurak (1)

Kampung Gorottai hanya bisa diakses dengan sepeda motor dan dilanjutkan menaiki sepeda motor dan pompong sejauh 21 km dalam tiga jam.

Suku Mentawai Nasibmu Kini, Jalan Berliku Menuju Fam Sirisurak (1)
Tribunnews.com/Irwan Rismawan
Foto aerial Dusun Gorottai lama di Siberut Utara, Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, Rabu (29/11/2017) Dusun Gorottai merupakan salah satu pemukiman yang kurang diperhatikan karena jarak tempuh yang jauh dan kini hanya ada 13 Kepala Keluarga di dusun tersebut dan belum ada listrik yang masuk ke pemukiman tersebut. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN. 

"Awalnya panjang jalan rabat beton ini 650 meter, sekarang tinggal 200 meter. Jalannya rusak karena sering banjir," ujar seorang warga Gorottai, Lukas Sirisurak (42).

"Rumah di depan yang menutupi jalan itu bukan karena pemiliknya sengaja, tapi karena arus banjir waktu 24 Desember 2013 rumahnya jadi pindah. Waktu banjir itu tinggi airnya 3 meter, ada tiga rumah hanyut terbawa arus banjir. Ada juga rumah yang terbawa arus banjir dan beruntung tertahan pohon, tapi rumahnya jadi geser lebih 10 meter dari tempat semula," sambungnya.

Ada tiga jenis rumah adat Suku Mentawai di Kampung Gorottai.

Pertama disebut Uma, yaitu rumah berukuran besar yang ditempati oleh lebih satu keluarga dan biasa menjadi tempat tinggal Sikerei--dukun sekaligus tokoh tertinggi adat Suku Mentawai.

Kedua adalah Lalep, yaitu jenis rumah yang berukuran lebih kecil dan biasa ditempati oleh satu keluarga.

Dan jenis ketiga disebut Rusuk, yaitu tempat untuk anak muda berkumpul, janda serta mereka yang terusir dari kampungnya.

Konstruksi, desain dan bahan bangunan ketiga jenis rumah tersebut lebih kurang sama.

Yang membedakan, ukuran dan bagian rumahnya.

Uma terdiri dari ruang beranda depan yang terbuka untuk tempat mengobrol dan menerima tamu (talaibo/polaibokan/ulaw); ruang dalam terdiri dari ruang tempat istirahat (bagat sapaew), ruang perapian sekaligus dapur (togo), dan ruang simpan padi (jairabba).

Baca: Novanto Tidak Berdaya, Berkas Perkara Satu Troli Dilimpahkan ke Pengadilan

  Loading comments...
berita POPULER
© 2017 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas