Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Video Mesum

Setiap Selesai Syuting Video Mesum, Fasial Selalu Pergi ke Bali

Tersangka pembuatan video porno, Faisal Akbar ternyata berulang kali pergi ke Bali setelah membuat satu video.

Setiap Selesai Syuting Video Mesum, Fasial Selalu Pergi ke Bali
mega nugraha/tribun jabar
Muhamad Faisal yang berperan sebagai pengambil rekaman video mesum perempuan dewasa dengan anak di bawah umur. 

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Tersangka pembuatan video porno, Faisal Akbar ternyata berulang kali pergi ke Bali setelah membuat satu video.

"Kepada kami, Faisal mengaku pergi ke Bali setelah selesai menggarap satu video porno," kata Dir Reskrimum Kombes Pol Umar Surya Fana, di Mapolda Jabar, Senin (08/1/2018).

Pengalaman Kombes Pol Umar Surya Fana saat menangani kasus yang serupa saat di Bareskrim Mabes Polri, bahwa Bali menjadi tempat transaksi peredaran video porno.

Baca: Anies Akan Undang Delegasi Yuzawa ke Jak Karnaval

"Jadi tahun 2014, kami dari Bareskrim pernah mengungkap kasus seperti ini. Di Bali itu ada komunitas penikmat, penyedia, dan penjual. Perlu diketahui, bahwa antara komunitas ini tidak saling berhubungan, mereka menjual sendiri," kata Kombes Pol Umar Surya Fana.

Dari pengalaman pengungkapan penjulan video porno beberapa tahun lalu ilintas Bali, Umar menjelaskan, bahwa penikmat video tersebut dari warga asing yang berlibur ke Bali.

Umar menyampaikan, bahwa Faisal mengaku pemesan video porno tersebut berasal dari Rusia, Belanda, dan Kanada, namun hal ini masih akan terus di dalami pihaknya.

Baca: Ini 5 Fakta Soal KPK Tetapkan Fredrich Yunadi Sebagai Tersangka

Selain itu, sutradara sekaligus videografer video porno tersebut mengaku melakukan transaksi pembayaran menggunakan 'Bitcoin', namun pihak Kepolisian meragukan pengakuan tersebut.

Saat melakukan pemeriksaan terhadap Faisal, Kepolisian sempat bertanya tentang Bitcoin, seperti tentang e-wallet, dan menurut Kombes Pol Umar Surya Fana, Faisal terlihat bingung dan tidak mengetahui tentang Bitcoin.

"Saat ini kami sudah memiliki bahan untuk pengungkapan. Kami akan mendalami cara berkomunikasi tersangka dan pemesan, cara pembayaran, dan cara penjualan," kata Umar.

Hingga saat ini, pihak Kepolisian sudah menyita buku rekening dari dua Bank yang berbeda. Tujuannya, untuk mengatahui siapa pemilik rekening tersebut.

Jajaran Polda Jabar telah menetapkan tujuh orang tersangka dalam kasus ini. Namun, dari ketujuh tersangka tersebut, satu orang yang bernama Ismi masih dalam pengejaran pihak Kepolisian. (Daniel Andreand Damanik)

Artikel ini telah tayang di Tribun Jabar dengan judul: Faisal Mengaku Selalu ke Bali Usai Selesaikan Satu Film Mesum

  Loading comments...
berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas