Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Pertamina Tangani Dugaan Premium Tercampur Biosolar di SPBU Kabupaten Gunung Kidul

Pertamina telah melakukan penanganan sebagai tindak lanjut atas dugaan premium tercampur biosolar di SPBU Kabupaten Gunung Kidul.

Pertamina Tangani Dugaan Premium Tercampur Biosolar di SPBU Kabupaten Gunung Kidul
Kompas.com/Markus Yuwono
Seorang petugas SPBU Gading, Playen, Gunungkidul, Yogyakarta, Membantu warga menguras Tangki yang berisi Solar(Kompas.com/Markus Yuwono) 

TRIBUNNEWS.COM, GUNUNG KIDUL - PT Pertamina (Persero) telah melakukan penanganan sebagai tindak lanjut atas dugaan premium tercampur biosolar di SPBU 44.558.09 Kabupaten Gunung Kidul.

Tim Pertamina memeriksa kondisi sampel produk dan tangki di SPBU tersebut serta langsung menindaklanjuti kendaraan konsumen yang melaporkan dugaan tersebut.

“Saat kejadian tersebut petugas SPBU segera menghentikan pengisian BBM dari nozzle tersebut,” ujar Muslim Dharmawan Pjs Unit Manager Communications & CSR MOR IV, dalam keterangan tertulis, Jumat (12/1/2018).

Baca: Motor Warga Yogya Rusak Usai Beli Premium di SPBU, Ternyata Ini Penyebabnya

Muslim menjelaskan, sebelum mobil tangki melakukan pembongkaran BBM Premium dan Biosolar pada pukul 16.00 WIB. Premium dan Biosolar tersebut telah diambil sampel sesuai prosedur pengisian dan hasil sampling saat pemeriksaan menunjukkan bahwa kualitas kedua produk tersebut baik.

“Saat ini SPBU tetap melakukan penjualan BBM jenis lainnya dengan normal. Sementara untuk tangki produk premium masih belum dioperasikan karena menunggu hasil investigasi tim di lapangan," tambah Muslim.

Kendaraan bermotor yang telah melaporkan dugaan tersebut, saat ini telah ditangani oleh pihak SPBU untuk diperiksakan kondisi mesin kendaraannya pasca mengisi premium yang diduga tercampur biosolar serta membantu biaya perbaikan bila diperlukan.

Saat ini sampel produk yang diduga tercampur biosolar masih di teliti di laboratorium untuk investigasi lebih lanjut.

Seperti diberitakan sebelumnya, sejumlah warga mengeluh kendaraannya rusak setelah melakukan pengisian bahan bakar di SPBU 44.55809 Gading, Playen, Gunungkidul, Yogyakarta, Kamis (11/1/2018).

Setelah diperiksa, ternyata bahan bakar yang berada di tangki kendaraan adalah solar, sedangkan mereka saat ke SPBU Gading membeli premium.

Keluhan mereka disampaikan di group Facebook Info Cegatan Gunungkidul (ICG).

Di grup media sosial itu terdapat beberapa postingan tentang kendaraan yang salah mengisi bahan bakar.

Salah satunya, akun Taqiyuddin Subayu yang mengaku membeli premium Rp 50.000, namun beberapa saat kemudian motornya rusak.

"Tuku premium 50.000 neng pom Bensin gading, bar kui motorku nek di gas mati.. Karo ngebul rodho curiga Karo ambune.. Golek bengkel Lagi nemu.. Jebule is I kleru solar ki njuk piye luur... Pow lali yow. (Beli Premium Rp 50.000 di SPBU Gading, setelah itu sepeda motor saya setiap di gas mati dan keluar asap. Saya curiga dengan baunya. Setelah sampai bengkel ternyata isinya solar)," tulisnya.

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Sanusi
  Loading comments...
berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas