Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Inilah Tara Arsih Dosen PTS di Yogyakarta Ditangkap Polisi, Dia Disebut Pakai Akun Tara Dev Sams

Rumah berwarna putih kusam tampak kotor dan berdebu. Tidak ada aktivitas berarti di rumah yang berada di sebuah gang sempit

Inilah Tara Arsih Dosen PTS di Yogyakarta Ditangkap Polisi, Dia Disebut Pakai Akun Tara Dev Sams
Chapture facebook
akun Tara Dev Sams 

TRIBUNNEWS.COM - Rumah berwarna putih kusam tampak kotor dan berdebu. Tidak ada aktivitas berarti di rumah yang berada di sebuah gang sempit tepatnya di RT 2 RW 4 Dusun Krajan, Desa Tirtomartani, Kalasan, Sleman, Rabu (28/2/2018).

Selain tak terawat, lampu teras rumah pun dibiarkan menyala meski matahari sedang terik-teriknya. Pun dengan jendela dan pintu rumah yang tetap dalam kondisi tertutup.

Rumah tersebut tak lain merupakan kediaman Tara Arsih Wijayani (40) seorang dosen tidak tetap Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta yang ditangkap polisi di Majalengka akibat menyebar berita hoaks di media sosial Facebook.

Dukuh Krajan, Arifin Nur Hamzah kepada wartawan membenarkan bahwa Tara adalah warganya. Namun ia baru tahu Tara tertangkap polisi ketika wartawan mulai silih berganti menemui dirinya.

"Dengar-dengar (pekerjaannya) memang dosen UII. Aslinya dari Jakarta. Pindah ke sini sekitar 25 tahun. Kalau rumah yang ditempati itu milik ibunya, sebelum pindah Jakarta," jelas Arifin.

Arifin menjelaskan, Tara sendiri memiliki empat orang anak. Satu telah menikah, satu bekerja, dan dua masih sekolah masing-masing kuliah dan SMK. Semenjak bercerai dari suaminya lima tahun lalu, Tara pun tinggal berdua bersama anaknya yang masih sekolah.

Sementara itu, semenjak bercerai, Tara menjadi pribadi yang tertutup dan tidak pernah mengikuti kegiatan-kegiatan di kampung seperti pengajian dan lain-lain.

Kediaman Tara Arsih Wijayani (40) seorang dosen tidak tetap yang ditangkap polisi di Majalengka akibat menyebar berita hoaks di media sosial Facebook di Dusun Krajan, Desa Tirtomartani, Kalasan, Sleman, Rabu (28/2/2018). (TRIBUNJOGJA.COM / Panji Purnandaru)
Kediaman Tara Arsih Wijayani (40) seorang dosen tidak tetap yang ditangkap polisi di Majalengka akibat menyebar berita hoaks di media sosial Facebook di Dusun Krajan, Desa Tirtomartani, Kalasan, Sleman, Rabu (28/2/2018). (TRIBUNJOGJA.COM / Panji Purnandaru) ()

Sementara itu, Surono (50) salah seorang tetangga Tara menuturkan sangking tertutupnya Tara, bahkan ia sampai tidak melayat saat ada tetangga yang meninggal dunia. Surono hanya tahu terkadang Tara keluar di pagi hari dan pulang malam hari.

"Setahu saya dia ngajar les Bahasa Inggris," jelasnya.

Sementara itu, terakhir kali Surono melihat Tara di rumah adalah empat hari lampau. Hingga kini, ia pun tidak pernah mengetahui aktivitas Tara lagi.

  Loading comments...
berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas