Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Pilgub Jawa Barat

Ridwan Kamil Bikin Grup WA untuk Koordinasi Antara Bupati dan Wali Kota

Komunikasi melalui jejaring sosial ini disebutnya mampu memangkas jarak komunikasi dari kepala daerah dan pemimpin di provinsi yang terputus.

Ridwan Kamil Bikin Grup WA untuk Koordinasi Antara Bupati dan Wali Kota
Tribunnews.com/ Rina Ayu
Calon Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melakukan safari politik di Depok, Jawa Barat, Jumat (9/3/2018). 

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Kandidat gubernur Jawa Barat 2018 Ridwan Kamil berencana membuat grup WhatsApp yang diisi para bupati dan wali kota di Jawa Barat.

Komunikasi melalui jejaring sosial ini disebutnya mampu memangkas jarak komunikasi dari kepala daerah dan pemimpin di provinsi yang terputus akibat mekanisme desentralisasi daerah.

Rencana itu disampaikan Ridwan menjawab pertanyaan moderator Debat Publik Perdana Pilkada Jabar 2018, Rosiana Silalahi, yang menanyakan soal hubungan pemerintah daerah dan provinsi dalam agenda debat publik di Pilkada Jabar 2018 di Sabuga.

Ridwan mengatakan, selama ini, komunikasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat hanya sebatas pertemuan formal. Advertisment.

"Menurut UU 23 Tahun 2014 tentang Desentralisasi, kami wali kota dan daerah bisa membuat keputusan 70 persen. Saya di Bandung dan Pak Uu di Tasikmalaya. Kuncinya membangun, jangan hanya formal. Kami selama ini jarang berkomunikasi dengan provinsi. Hanya ada undangan formal, bertemu di panggung formal," ujar Emil.

Untuk memecah persoalan itu, mereka ingin membuat grup dalam aplikasi WhatsApp agar komunikasi berjalan lebih cair.

"Kami akan bikin WA group saling menyapa saling menanyakan. Kami juga punya instrumen bantuan gubernur. Kalau bupati dan wali kota nurut, anggarannya ditambah. Kalau tidak, kami kurangi. Intinya cara komunikasi itu tidak selalu harus formal tapi cair dan jika terpilih, cara itu akan kami bangun di Jabar," tuturnya.

  Loading comments...
berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas