Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Mengaku Bisa Memasukkan CPNS di Kantor Bea Cukai, Penipu Ini Raup Uang Ratusan Juta

Pelaku, yang sempat beberapa bulan tinggal di Desa Jojo Meunasah Paga, Kecamatan Mutiara Timur, kini menghilang tanpa jejak

Mengaku Bisa Memasukkan CPNS di Kantor Bea Cukai, Penipu Ini Raup Uang Ratusan Juta
Istimewa

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Muhammad Nazar

TRIBUNNEWS.COM, ACEH  - Polisi Resort (Polsek) Mutiara Timur, Pidie kini menangani kasus dugaan penipuan yang telah dilaporkan warga Kecamatan Mutiara Timur dan Tangse.

Dalam laporan tersebut, warga mengaku telah menjadi korban penipuan yang pelakunya bernama Bakri (48).

Lelaki itu mengaku bekerja sebagai pegawai Bea Cukai, diduga menipu warga dengan iming-iming bisa mengurus CPNS bekerja di kantor Bea Cukai.

Pelaku berhasil menguras uang dari warga dari Rp 20 juta hingga 50 juta per korban.

Pelaku, yang sempat beberapa bulan tinggal di Desa Jojo Meunasah Paga, Kecamatan Mutiara Timur, kini menghilang tanpa jejak.

"Saat ini, empat warga telah melaporkan kepada polisi dengan kasus penipuan, di mana pelaku menjanjikan bisa mengurus CPNS di Bea Cukai," kata Kapolsek Mutiara Timur, AKP Aiyub, kepada Serambinews.com, Rabu (14/3/2018).

Baca: Vicky Shu Hamil 6 Bulan saat Hadir sebagai Saksi Kasus Penipuan First Travel

Ia menambahkan, warga yang melaporkan menjadikan korban penipuan masing-masing Ilham Saputra, Muhammad Fadhil, Badriah Musa dan Edi Saifannur.

Tiga warga Kecamatan Mutiara Timur dan satu warga Kecamatan Tangse. Korban menyerahkan uang kepada pelaku dengan iming-iming bisa mengurus CPNS bekerja di Bea Cukai.

Tapi, belakangan warga mengetahui jika mereka telah ditipu sehingga melaporkan kepada polisi.

"Pelaku kita ketahui namanya Bakri mengaku pegawai Bea Cukai. Kita telah melakukan pengecekan pelaku di rumah sewa di Desa Jojo Meunasah Paga, tapi pelaku telah menghilang," kata AKP Aiyub.

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Eko Sutriyanto
  Loading comments...
berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas