Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Bom di Surabaya

Sempat Dijemput Densus dari Tempat Kerja di Kantor Pos Malang, Arifin Minta Nama Baik Dipulihkan

M Arifin, pria asal Jl Kapi, Sraba Sawojajar 2, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang yang sebelumnya sempat ditangkap Densus 88 antiteror, buka suara

Sempat Dijemput Densus dari Tempat Kerja di Kantor Pos Malang, Arifin Minta Nama Baik Dipulihkan
surabaya.tribunnews.com/benni indo
M Arifin saat berada di rumahnya 

TRIBUNNEWS.COM, MALANG - M Arifin, pria asal Jl Kapi, Sraba Sawojajar 2, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang yang sebelumnya sempat ditangkap Densus 88 antiteror akhirnya buka suara.

Sebelumnya, pria itu telah dipulangkan karena tidak terbukti terlibat dalam jaringan terorisme. 

Ditemui Rabu (15/5/2018), Arifin membantah dia dan istrinya terlibat dalam sindikat-sindikat yang terafiliasi dengan jaringan terorisme. 

Ia menjelaskan, istinya bercadar hanya untuk menjalankan syariat Islam.

Ia juga menceritakan kronologis penangkapan istrinya di Surabaya.

"Saya ceritakan detailnya, Jumat kemarin istri saya memang ke Surabaya menemui mertua saya. Mertua saya mau umrah Ramadan ini," kata Arifin, Rabu (15/5/2018).

Dilanjutkan Arifin, setelah bertemu orangtuanya, Rohaida berkunjung ke rumah adiknya, Rosalina Afrida di Sidoarjo.

Rohaida lalu mengantar anak Rosalina yang sakit menuju klinik Bhayangkara di Sidoarjo.

"Senin pagi kemenakannya sakit diantar ke klinik terdekat yaitu Klinik Bhayangkara di Sidoarjo sana."

"Tapi saat masuk ke klinik dengan menggandeng kedua kemenakanya justru istri saya diperiksa oleh polisi bersenjata lengkap. Mungkin karena istri saya dan adiknya cadaran jadi ditangkap," papar Arifin.

  Loading comments...
berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas