Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Warga Asal Surabaya Tewas Mengapung di Pelabuhan Paotere Makassar

Seorang pria asal Surabaya, Jawa Timur (Jatim) ditemukan tewas mengembang di depan Pelabuhan Paotere Makassar.

Warga Asal Surabaya Tewas Mengapung di Pelabuhan Paotere Makassar
Istimewa
Seorang pria asal Surabaya, Jawa Timur (Jatim) ditemukan tewas mengembang di depan Pelabuhan Paotere Makassar, Sabtu (9/6/2018) pukul 15.00 Wita. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Darul Amri Lobubun

TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR - Seorang pria asal Surabaya, Jawa Timur (Jatim) ditemukan tewas mengembang di depan Pelabuhan Paotere Makassar, Sabtu (9/6/2018) pukul 15.00 Wita.

Adalah Imam Bukhori (33), warga asal Suko Manunggal Baru, RT 003 RW 005, Kecamatan Suko Manunggal, Surabaya ditemukan tewas oleh warga sekitar.

Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Kota Makassar AKP Benny Pornika mengakui penemuan Imam Bukhori oleh warga di sekitar Pelabuhan Paotere Makassar.

Baca: Sang Sopir Sebut Yudi Latif Bersama 4 Anaknya Tinggalkan Rumah Menuju Sukabumi Sejak Jumat Pagi

"Korban ditemukan posisi tengkurap dan terapung, tidak ada tanda kekerasan di tubuhnya, sementara ini korban sudah dibawa ke rumah sakit," kata Benny.

Namun dugaan sementara oleh polisi, korban tewas karena tenggelam sebab diduga kuat korban tidak tahu berenang atau mengalami kelainan jiwa, depresi.

"Dugaan sementara korban tidak tahu berenang, diduga juga korban ini punya kelainan pada dirinya, karena sehari sebelumnya ada yang aneh," ujarnya.

Baca: Salah Satu Pelaku Pembunuhan Tamu di Apartemen Educity Ditembak Polisi

Keanehan itu diketahui, saat Bukhori menyambangi petugas di KLM Marlina Jaya 2 di Pelabuhan Paotere lalu korban menanyakan kapan menuju Surabaya.

AKP Benny Pornika menyebutkan, dari pemeriksaan beberapa saksi di lapangan juga mengaku, pernah ditanyai korban tentang kapal dengan rute Surabaya.

"Ada saksi ditanyai korban soal kapal Makassar yang langsung ke Surabaya, saat ini penyidik sedang hubungi pihak keluarganya," jelas AKP Benny. (dal)

  Loading comments...
berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas