Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Mudik Lebaran 2018

Ruas Tol Cipali Kembali Dipadati Antrean Kendaraan Pemudik

Kemacetan kembali terjadi di ruas tol Cipali KM 73, Purwakarta, pada H-2 lebaran 2018, Rabu (13/6/2018) pagi.

Ruas Tol Cipali Kembali Dipadati Antrean Kendaraan Pemudik
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Sejumlah kendaraan pemudik terjebak kemacetan di Tol Cipali KM 181, Cirebon, Jawa Barat, Sabtu (9/6/2018). Kemacetan sepanjang 8 km tersebut diakibatkan adanya kecelakaan beruntun yang melibatkan enam kendaraan. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Haryanto

TRIBUNNEWS.COM, PURWAKARTA - Kemacetan kembali terjadi di ruas tol Cipali KM 73, Purwakarta, pada H-2 lebaran 2018, Rabu (13/6/2018) pagi.

Saat Tribun Jabar memantau langsung pada pukul 08.30 WIB, ribuan kendaraan dari arah ibu kota menuju Cirebon telah memadati ruas jalan tol tersebut sejak pagi.

Diduga, kemacetan di jalur penghubung antara Jakarta-Palimanan disebabkan penumpukan kendaraan di rest area tol Cipali KM 86.

Bahkan, ekor dari kemacetan rest area itu hingga di jalur pertemuan antara tol Japek dan tol Purbaleunyi atau KM 65 ruas tol Cipularang.

Seorang pemudik asal Bogor, Toni (48), mengatakan bahwa kemacetan terjadi mulai dari jalur tol Japek.

"Kejebak macet dari Jatiasih sampai Karawang Timur, setelah Karawang timur agak lengang sampai bertemu di Cipali sini (KM 73)," kata dia saat beristirahat di bahu jalan tol Cipali KM 72.

Dirinya, yang pergi mudik bersama sanak keluarganya, berangkat dari Bogor pukul 04.00 WIB menuju kampung halamannya di Tegal.

Bahkan, kemacetan di ruas tol Cipali wilayah Purwakarta ini masih belum terurai hingga pukul 10.30 WIB.

Anggota kepolisian dan Dishub pun masih terus mengatur dan menyusuri kemacetan untuk segera mengurai kepadatan yang terjadi saat ini.

Sejak pagi, kendaraan pribadi berpelat nomor ibukota mendominasi jalur tol yang belum genap tiga tahun beroperasi ini.

  Loading comments...
berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas