Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Mudik Lebaran 2018

Arus Mudik Di Terminal Cicaheum Alami Kenaikan Sekira 17 Persen di Tahun Ini

Terminal yang melayani keberangkatan menuju arah Jawa Tengah dan Jawa Timur tersebut telah mencapai 27.469 pemudik

Arus Mudik Di Terminal Cicaheum Alami Kenaikan Sekira 17 Persen di Tahun Ini
Tribun Jabar/Yongky Yulius
Situasi di Terminal Cicaheum, Bandung 

TRIBUNNEWS.COM, CICAHEUM - Arus mudik di Terminal Cicaheum alami kenaikan sekira 17 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Tercatat sejak H-7 hingga H-1 lebaran 1439 H, terminal yang melayani keberangkatan menuju arah Jawa Tengah dan Jawa Timur tersebut telah mencapai 27.469 pemudik.

Baca: Sebanyak 490.483 Orang Naik Kereta Api Tinggalkan Bandung Sampai H-2 Lebaran

Kepala Terminal Cicaheum, Roni Hermanto mengatakan, berdasarkan data jumlah pemudik pola peningkatan pemudik telah terjadi sejak H-7, dimana tercatat sebanyak 2.945 penumpang dengan 191 bus telah berhasil di berangkatkan.

Pada H-6, jumlah tersebut meningkat menjadi 4.684 penumpang dengan 237 bus.

Sedangkan pada H-5 jumlah penumpang sedikit mengalami penurunan, namun pemberangkatan armada justru meningkat, yakni 4.112 orang dengan 239 bus.

Pada H-4 sebanyak 3.807 penumpang dengan 239 bus.

Lonjakan penumpang paling tinggi terjadi pada H-3 yakni sebanyak 5.789 penumpang dengan menggumakan 265 bus.

"Update penumpang sampai H-1 jam 08.00 pagi jumlah penumpang 1319. Keseluruhan dari H-7 sampai dengan H-1 sudah mencapai 27.469 naik 17% dari 2017 periode yang sama," ujar Roni saat di temui di Terminal Cicaheum, Kamis (14/6/2018).

Roni menyebut, pihaknya memprediksi adanya kecenderungan penurunan jumlah pemudik hingga H-1.

Hal tersebut berkaca dari pengalaman beberapa tahun sebelumnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Sumber: Tribun Jabar
  Loading comments...

Berita Terkait :#Mudik Lebaran 2018

berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas