Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Bikin Sandal Boneka, Niswati Awalnya Menjual Keliling Kampung, Kini Punya 23 Karyawan

Niswati (60) meski tak muda lagi namun punya kreativitas tersendiri. Dia menyulap sandal jepit yang biasa menjadi sandal boneka unik

Bikin Sandal Boneka, Niswati Awalnya Menjual Keliling Kampung, Kini Punya 23 Karyawan
(tribunjateng/magang uin walisongo)
Niswati (60) meski tak muda lagi namun punya kreativitas tersendiri. Dia menyulap sandal jepit yang biasa menjadi sandal boneka unik dan berlipat harganya. 

TRIBUNNEWS.COM, SALATIGA - Niswati (60) meski tak muda lagi namun punya kreativitas tersendiri. Dia menyulap sandal jepit yang biasa menjadi sandal boneka unik dan berlipat harganya.

Iya, pengusaha kecil ini merintis usaha produksi sandal jepit boneka atau sandal boneka sejak 2004 di desa Lopait, kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang Jawa Tengah.

Sandal berbahan spons itu dilapisi kain lembut, lalu diberi hiasan gambar berbentuk kelinci, hello kitty, kucing, tikus, gajah dan panda.

Kini sandal boneka itu makin ngetren dipakai anak-anak, perempuan maupun wanita dewasa.

Untuk membentuk boneka itu, Niswati menggunakan bahan kain-kain bekas jahitan yang sudah tak terpakai. Potongan kain bekas jahitan itu kemudian disisipkan dalam bentuk hewan dan dijahitnya sendiri.

Awalnya pemasaran sandal boneka dengan keliling dari kampung ke kampung dan masuk perumahan, pasar dan apartemen.

Alhasil dengan penjualan tersebut, kini sudah bisa beli tambahan mesin jahit lagi. Apalagi ia pernah mendapat hibah dari Pemerintah Rp 8 juta untuk menambah mesin jahit lagi.

Mujiyono suami Niswati menuturkan, ide bikin sandal boneka itu justru dari anaknya, Rindang (30). Kala itu Rindang jalan-jalan ke Yogyakarta dan masuk pusat perbelanjaan. Lihat harga sandal boneka Rp 50 ribu.

Karena Rindang bisa menjahit, dia pun berpikir kenapa tidak bikin sendiri saja kemudian diproduksi dalam jumlah banyak.

Rindang alumni Unnes itu kemudian iseng iseng memproduksi sendiri dengan bantuan kedua orangtuanya. Bikin sandal boneka itu tak serta merta langsung laris di pasaran.

Halaman
12
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Sugiyarto
Sumber: Tribun Jateng
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas