Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

KM Altaf Tenggelam di Kawasan Taman Nasional Komodo, Belasan Wisatawan Asing dan Kru Selamat

Satu unit kapal pengangkut belasan wisatawan asing, tenggelam di kawasan Taman Nasional Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT.

KM Altaf Tenggelam di Kawasan Taman Nasional Komodo, Belasan Wisatawan Asing dan Kru Selamat
dok
Ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM, LABUAN BAJO - Satu unit kapal pengangkut belasan wisatawan asing, tenggelam di kawasan Taman Nasional Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (10/8/2018).

"Kapal yang tenggelam itu KM Altaf, yang mengangkut sekitar belasan wisatawan asing," ujar Ketua Asosiasi Kapal Wisata (Askawi) Labuan Bajo Ahyar Abadi kepada Kompas.com, Jumat malam.

Ahyar tak memberikan data dan kronologi kecelakaan laut tersebut, karena sedang berlayar dengan kapal lainnya.

Tenggelamnya kapal tersebut, juga dibenarkan Koordinator Pos SAR Manggarai Barat Edi Suryono dan Kapolres Manggarai Barat AKBP Julisa Kusumowardono.

Baca: Direktur PT Tugas Mulia Ditangkap di Bandara Hang Nadim Batam, Diduga Terlibat Perdagangan Orang

Kapal tersebut tenggelam akibat menghantam karang di sekitaran Pantai Pink Beach. Keduanya mengaku belum mendapatkan data yang lengkap terkait kecelakaan itu.

"Kami tidak turun ke lokasi, karena kapal dan penumpangnya sudah dievakuasi. Saya sendiri tidak terima laporan dan saya juga sudah tanya di syahbandar, mereka juga tidak terima laporan, sehingga tidak turun ke lokasi kecelakaan," jelas Edi Suryono.

Berdasarkan informasi yang diterima pihaknya, kapal pengangkut wisatawan tersebut berhasil diselamatkan kapal wisatawan yang berada di samping kapal nahas itu.

Semua wisatawan dan kru kapal dilaporkan selamat. (Kompas.com/Sigiranus Marutho Bere)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kapal Pengangkut Wisatawan Asing, Tenggelam di Perairan Taman Nasional Komodo"

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Dewi Agustina
Sumber: Kompas.com
  Loading comments...

Baca Juga

berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas