Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Tim SAR Gabungan Pencarian Hamidah Dihentikan Pada Hari Ke 7

Upaya pencarian yang dilakukan tim SAR gabungan untuk menemukan korban Hamidah mencapai 7 nautical mill atau sejauh 12 km

Tim SAR Gabungan Pencarian Hamidah Dihentikan Pada Hari Ke 7
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Tim SAR Gabungan saat menyisir sungai Kapuas melakukan pencarian korban Hamidah 

TRIBUNNEWS.COM, MEMPAWAH - Setelah melakukan pencarian selama tujuh hari, Tim SAR gabungan terpaksa hentikan lakukan pencarian terhadap Hamidah.

Kepala Kantor SAR Pontianak Hery Marantika menuturkan Tim SAR gabungan dari SAR Pontianak, Kepolisian dan BPBD kota Pontianak telah berupaya melakukan pencarian.

"Upaya pencarian yang dilakukan tim SAR gabungan untuk menemukan korban Hamidah mencapai 7 nautical mill atau sejauh 12 km," kata Hery pada Sabtu (13/10) dalam siaran persnya.

Sebelumnya diketahui Tono (50) dan Hamidah (P/50) merupakan pasangan suami istri ini pergi memancing menggunakan sampan disekitar sungai Kapuas sejak sabtu (6/10/2018) hingga minggu (7/10/2018) sepasang suami istri ini belum juga pulang, warga sekitar mendapatkan sampan milik korban kosong di sekitar Wajok, Kec. Siantan, Kab. Mempawah.

Ia juga menuturkan ‎Sejak hari pertama pencarian tim SAR gabungan telah melakukan upaya optimal untuk menemukan Tono dan Hamidah.

Tono sendiri berhasil ditemukan di hari kedua sedangkan Hamidah yang merupakan Istri dari korban pertama sampai saat ini belum berhasil ditemukan.

Baca: Identitas Mayat yang Viral di Medsos itu Terungkap, Pelajar SMP Dibunuh Setelah Berulah Cabul

Hery mengatakan pihaknya melakukan evaluasi pencarian tersebut mengingat telah memasuki hari ke tujuh yang melibatkan unsur yang terlibat dalam pencarian bersama keluarga korban.

"Bahwa selama tujuh hari pencarian ini tidak terdapat tanda keberadaan ibu Hamidah, kami akan hentikan operasi SAR hal ini sesuai dengan ketentuan yang berlaku yang merupakan waktu optimal dalam proses operasi SAR. Akan tetapi pencarian dapat dilakukan(buka) kembali jika ada tanda yang menunjukan keberadaan ibu Hamidah ini," kata Kepala Kantor SAR Pontianak.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Kantor SAR Pontianak mengucapkan rasa bela sungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum Tono dan Hamidah‎.

Selain itu juga ‎mengucapkan terimakasih kepada setiap unsur yang terlibat seperti Masyarakat, Kepolisian dari Ditpolair Polda Kalbar, Polsek Siantan dan Anggota BPBD yang tergabung tim SAR yang turut serta dalam pencarian selama 7 hari .

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Eko Sutriyanto
  Loading comments...

Baca Juga

berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas