Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Vonis Mati Dua Kurir Narkoba di Medan, Godaan Upah Rp 10 Juta itu Berakhir Petaka

Dua terdakwa pengedar narkoba jaringan internasional, Arman (31) dan Edy Suryadi (39), divonis hukuman mati dalam sidang di Pengadilan Negeri Medan

Vonis Mati Dua Kurir Narkoba di Medan, Godaan Upah Rp 10 Juta itu Berakhir Petaka
TRIBUN MEDAN/ALIJA MAGRIBI
Arman dan Edi Suryadi terpaku mendengar JPU Menuntut Pidana Mati terhadap mereka di ruang Cakra 8, Kamis (27/9/2018). Dua pria yang didakwa menjadi pengedar narkoba ini divonis mati. 

TRIBUNNEWS.COM - Dua terdakwa pengedar narkoba jaringan internasional, Arman (31) dan Edy Suryadi (39), divonis hukuman mati dalam sidang di Pengadilan Negeri Medan, Kamis (11/10/2018).

Mata kedua bersaudara ini tampak berkaca-kaca saat Majelis Hakim memutus mereka dengan pidana mati.

Padatnya pengunjung di ruang Cakra 3 Pengadilan Negeri Medan menjadi saksi hidup atas putusnya pidana mati terhadap Arman dan Edy Suryadi yang kala itu mengenakan kaos merah.

Arman tampak sesekali menutup wajahnya saat kamera wartawan berusaha mengambil gambar dirinya yang tertunduk kaku.

Majelis Hakim yang dipimpin Ali Tarigan memutuskan keduanya bersalah melakukan tindak pidana peredaran narkoba.

Pertimbangan pemberatan adalah para terdakwa melawan program pemberantasan narkoba yang digagas pemerintah dan merusak generasi bangsa.

"Tidak ada hal apapun yang menjadi pertimbangan hakim untuk mencari peringanan hukum untuk para terdakwa," cetus Hakim Ali Tarigan kepada keduanya.

"Adapun unsur-unsur Pasal Primer yakni Pasal 114 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika telah terpenuhi, maka majelis hakim tidak perlu melihat pasar Subsider," sambung Ali Tarigan.

Menanggapi putusan tersebut, penasihat hukum Arman dan Edi, Qadirun SH, mengaku keberatan dan berencana mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi Medan.

"Maaf Majelis Hakim kami keberatan. Kami sepakat menyatakan banding," sebut Qadirun, sebelum majelis hakim menutup sidang.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Aji Bramastra
Sumber: Tribun Medan
  Loading comments...

Baca Juga

berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas