Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

25 Penumpang Loangboat Hilang Saat Bertolak ke Kampung Bayun

Longboat berpenumpang 25 orang dilaporkan hilang kontak saat bertolak dari Distrik Agats menuju Kampung Bayun, Distrik Safan, Kabupaten Asmat, Papua.

25 Penumpang Loangboat Hilang Saat Bertolak ke Kampung Bayun
Kompas.com
Tim SAR dari Pos Agats saat akan melakukan pencarian longboat yang hilang kontak saat dari Agats ke Kampung Bayun.(KOMPAS.com/Istimewa). 

TRIBUNNEWS.COM, TIMIKA - Longboat berpenumpang 25 orang dilaporkan hilang kontak saat bertolak dari Distrik Agats menuju Kampung Bayun, Distrik Safan, Kabupaten Asmat, Papua.

Juru bicara Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika, Muhammad, menyebutkan, 25 penumpang itu akan kembali ke Kampung Bayun usai mengikuti Pesta Budaya Asmat dari tanggal 4 hingga 9 Oktober.

Baca: Warga Mimika Antre Berjam-jam Demi Tabung Gas Elpiji 12 Kg Seharga Rp 230 Ribu

"Ini masyarakat yang habis mengikuti festival budaya di Asmat dan hendak pulang ke kampung," kata Muhammad, Sabtu (13/10/2018) malam.

Mereka menumpangi longboat dari Distrik Agats yang merupakan Ibu Kota Kabupaten Asmat menuju Kampung Bayun, pada Kamis (11/10/2018).

Longboat itu berangkat dari Agats pukul 07.00 WIT, dengan estimasi waktu tempuh perjalanan ke Kampung Bayun sekitar 4 jam.

Namun, hingga Sabtu pagi, longboat itu tak kunjung tiba. Longboat bermesin 15 PK itu dilaporkan hilang kontak oleh kepala Kampung Bayun Barnabas Baus kepada Pos Pencarian dan Pertolongan (SAR) Asmat, Sabtu (13/10/2018) sekitar pukul 09.30 WIT.

Baca: Hari Terakhir Asian Para Games, Masyarakat Memburu Maskot di Mega Store

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika Monce Brury melalui Kasubsie Operasi SAR Timika, Syahril kemudian menerjunkan personel SAR yang berada di Agats.

Selain personel SAR, potensi SAR lainnya juga dilibatkan, di antaranya personel Angkatan Laut dan masyarakat setempat.

Pencarian longboat itu menggunakan RIB 400 PK dengan menyusuri rute yang biasa dilalui longboat menuju Kampung Bayun.

"Dalam penyisiran di hari pertama ini tim telah melakukan penyisiran hingga ke Distrik Atsji," tutur Syahril.

Namun, lanjut dia, hingga pukul 18.00 WIT, pencarian belum membuahkan hasil. Pencarian akan dilanjutkan Minggu (14/10/2018) pukul 06.00 WIT.

"Besok pagi tim akan kembali melanjutkan pencarian," pungkas dia.

Berikut Identitas 25 penumpang longboat, Simon Iten (17) (motoris), Ansel Itor (20), Elias Yesepu (15), Etmundus Emtana (18), Donatus Fanip, Pius Cipur (14), Novita Ter (9), Natalis Surup (32), Ancel Musdasi (18), Alotaniatul (16), Yonas Fet (7), Natalis Batakon (22), Apolo Sanapar (28), Miriana Kokar (17), Manum Sanapae (5), Mama Anua Sanapae (3), Damuo Sanapae (1), Bram Apatem (21), Alex Akan (33), Yerias Aimaxs (17), Levi Apotem (17), Makdalena Manam (13), Vincen Yanyu (12), Oto Orangtua (25), Daut Wao (13).

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Identitas 25 Penumpang "Longboat" yang Hilang Kontak di Perairan Asmat" 

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Samuel Febrianto
Sumber: Kompas.com
  Loading comments...

Baca Juga

berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas