Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Kecelakaan Maut di Boyolali yang Tewaskan 7 Orang, Ini Hasil Olah TKP Polisi

Ditlantas Polda Jawa Tengah bersama Satlantas Polres Boyolali melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan maut di Jalan Semarang-Solo

Kecelakaan Maut di Boyolali yang Tewaskan 7 Orang, Ini Hasil Olah TKP Polisi
Grup Facebook INFO CEGATAN SOLO/Madhe ShanJaya/Tribun Solo
Bus terguling seusai mengalami kecelakaan dengan Isuzu Phanter di Mojosongo, Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu (13/10/2018) sore 

TRIBUNNEWS.COM, BOYOLALI - Ditlantas Polda Jawa Tengah bersama Satlantas Polres Boyolali melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan maut di Jalan Semarang-Solo tepatnya di Dukuh Pomah RT 004 RW 001, Kecamatan Mojosongo, Boyolali, Jawa Tengah, Minggu (14/10/2018).

Kecelakaan melibatkan bus pariwisata dan mobil Isuzu Panther yang mengakibatkan tujuh orang meninggal dunia.

Olah TKP dimulai sekitar pukul 09.30, dipimpin Kasubdit Gakkum Direktorat Lalu Lintas Polda Jateng AKBP Catur Gatot Efendi.

Baca: Sopir Bus Lepas Kendali, Tujuh Orang Tewas di Boyolali

Saat olah TKP berlangsung, arus lalu lintas kendaraan dari arah barat ke timur (Semarang-Solo), dialihkan sementara ke lajur selatan atau contra flow dengan kendaraan dari arah timur ke barat (Solo-Semarang).

Puluhan personel kepolisian dari Ditlantas dan Satlantas Polres Boyolali diterjunkan selama proses olah TKP.

"Olah TKP kami gunakan sistem kamera laser 3D, sehingga kejadian kecelakaan dari sebelum, sesaat hingga sesudah kecelakaan semuanya terekam di dalam kamera ini," kata Catur, di sela-sela olah TKP.

Metode tersebut digunakan untuk melengkapi bukti penyidik memproses berkas perkara kasus kecelakaan maut.

"Semuanya akan bisa diketahui melalui rekaman lensa tiga dimensi. Misalnya kecelakaan dimulai dari sini, terus kecelakaan dan sesudahnya, posisi kendaraan ada di mana, semuanya akan kelihatan nanti," ujar dia.

Baca: Boyolali Bangun Miniatur Candi Borobudur, 80 Persen Mirip dengan Aslinya

Dari hasil olah TKP, kecelakaan maut sementara diduga karena rem dan setir bus tidak berfungsi.

"Nanti kita lihat hasil dari rekaman lensa 3D olah TKP. Satu per satu akan kami teliti datanya," ujar Catur.

Halaman
12
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Daryono
Sumber: Kompas.com
  Loading comments...

Baca Juga

berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas