Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Herman Hofi Harap Pemerintah Pusat Serahkan Rusun Ini ke Pemkot Pontianak

Pemerintah Kota Pontianak tidak bisa memanfaatkan itu, sementara masyarakat sudah banyak mendaftarkan diri untuk bisa menempatinya

Herman Hofi Harap Pemerintah Pusat Serahkan Rusun Ini ke Pemkot Pontianak
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ SYAHRONI
Tampak Rusun Jalan Harapan Jaya dan saat ini menunggu penyerahan aset dari pemerintah pusat pada pemerintah kota agar bisa dioperasionalkan 

"Jangan sampai tidak layak di huni, baik itu persoalan penerangan, air, kemudian pembuangan sampah dan sebagainya itu memang betul betul menjadi perhatian," sarannya.

Sementara untuk biaya sewa, sebesar Rp150 ribu sampai termurah berdasarkan lantai, Herman melihat itu hanya biaya oprasionalnya saja.

Biaya-biaya yang dimasukkan itu sangat kecil sekali, karena Pemkot memang tidak akan mendapatkan keuntungan dalam artian retribusi dalam PAD.

"Betul-betul dana itu dikembalikan untuk kebutuhan warga itu sendiri. Jadi sebenarnya kita berharap bukan persoalan nilainya, persetiap lokasi tapi juga harus memperhatikan para penghuninya. Artinya kalau penghuninya orang-orang yang sudah sepuh, kita berharap pemerintah kota memperhatikannya juga, supaya tidak pada lantai atas. Tidak sedikit juga yang ingin disitu warga-warga yang sudah sepuh. Itu sudah harus di lantas bawah," tambahnya.

Ia berharap harus segera ada regulasi yang mengatur terkait rusun itu.

Kemudian ada regulasi atau peraturan daerah yang di buat untuk pengelolaan rusunawa dan harus ada s bagian tersendiri dalam mengelolanya.

"Kalau tidak, nanti justru akan menjadi persoalan sosial. Saya fikir begitu, sehingga bisa teralokasi dengan baik. Justru di rusunawa itu nanti akan di gunakan hal hal yang tidak benar seperti yang di kota besar, untuk narkoba, prostitusi dan sebagainya maka perlu ada aturan yang mengatur sebuah badan pengelolaannya," katanya.

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Eko Sutriyanto
  Loading comments...

Baca Juga

berita POPULER
© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas