Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Kemenag Tolak Radin Inten II Lampung Sebagai Bandara Embarkasi Haji Penuh

Bandara Radin Inten II Lamsel belum bisa ditetapkan sebagai bandara embarkasi penuh untuk pelaksanaan ibadah haji.

Kemenag Tolak Radin Inten II Lampung Sebagai Bandara Embarkasi Haji Penuh
Tribun Lampung/Noval Andriansyah
Pj Sekprov Lampung Hamartoni Ahadis memimpin rapat pembahasan operasional Bandara Radin Inten II menuju internasional di ruang rapat Sakai Sambayan, Kantor Gubernur Lampung, Jumat (11/1/2019) siang. TRIBUN LAMPUNG/NOVSL ANDRIANSYAH 

Laporan Reporter Tribun Lampung, Noval Andriansyah

TRIBUNNEWS.COM, BANDAR LAMPUNG - Meski status UPBU Radin Inten II Lampung Selatan sudah meningkat menjadi bandara internasional, namun tak serta merta bisa ditetapkan sebagai bandara embarkasi penuh untuk pelaksanaan ibadah haji.

Saat ini, status Radin Inten II Lamsel masih sebagai bandara embarkasi antara.

Dalam dalam rapat pembahasan operasional Bandara Radin Inten II menuju internasional di ruang rapat Sakai Sambayan, Kantor Gubernur Lampung, Jumat (11/1/2019) siang terungkap jika ternyata Kementerian Agama (Kemenag) pusat belum menyetujui peningkatan status bandara embarkasi haji penuh tersebut.

Perwakilan dari Kanwil Kemenag Lampung yang hadir dalam rapat menyampaikan, berdasarkan surat balasan dari Kemenag pusat per tanggal 7 Januari 2019, Dirjen Haji dan Umrah Kemenag mengungkapkan, penetapan sebagai embarkasi haji penuh harus dilengkapi dengan fasilitas bandara yang memadai.

"Ada beberapa item yang harus dipenuhi sesuai surat dari dirjen. Termasuk mempertimbangkan slot time dalam hal penerbangan, sesuai aturan Pemerintah Arab Saudi. Mengingat dari embarkasi antara ke embarkasi penuh, maka fasilitas-fasilitasnya mesti dipenuhi."

"Kalau tahun ini belum bisa, maka tahun 2020 bisa kita usulkan kembali asalkan semua fasilitas terpenuhi," jelas perwakilan dari Kanwil Kemenag Lampung.

Kabid Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Lampung Lukman Hakim yang dikonfirmasi terpisah melalui sambungan telepon mengaku belum mengetahui isi surat balasan dari Dirjen Haji dan Umrah Kemenag tersebut.

"Itu kan surat sebelumnya dari Gubernur ke Menteri Agama. Kemudian dibalas. Coba langsung ke sana (pemprov)," ucap Lukman, Jumat (11/1/2019).

Pj Sekprov Lampung Hamartoni membenarkan, jika masih ada penolakan oleh Kemenag pusat untuk meningkatkan status dari bandara embarkasi haji antara menjadi penuh.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Dewi Agustina
Sumber: Tribun Lampung
  Loading comments...

Baca Juga

berita POPULER
© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas