Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Petugas Amankan Orator Aksi Menolak Okupasi Lahan Kebun Sawit PT LNK

Beberapa orang yang menolak dilakukannya okupasi lahan perkebunan sawit PT LNK terpaksa diamankan secara paksa karena dianggap memicu konflik.

Petugas Amankan Orator Aksi Menolak Okupasi Lahan Kebun Sawit PT LNK
Tribun Medan/Dedy Kurniawan
Warga menolak dilakukannya okupasi lahan perkebunan sawit PT LNK, PTPN II di Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat, Senin (21/1/2019). TRIBUN MEDAN/DEDY KURNIAWAN 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Dedy Kurniawan

TRIBUNNEWS.COM, STABAT - Ratusan warga menolak dilakukannya okupasi lahan perkebunan sawit PT LNK, PTPN II di Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat.

Anak sekolah hingga orang tua turun ke lapangan hendak mengadang rencana okupasi, Senin (21/1/2019).

Okupasi adalah pendudukan, penggunaan, atau penempatan tanah kosong.

Warga mengklaim selama ini mereka punya hak atas tanah perkebunan yang selama ini telah mereka tempati, diperkirakan 10 sampai 15 tahun.

Warga melakukan perlawanan terhadap okupasi yang dikawal petugas polisi, TNI, dan Satpol PP.

"Jangan ambil tanah kami. Ini tanah nenek leluhur kami. Gimana kami mau sekolah pak," kata seorang bocah berseragam sekolah dasar di hadapan polisi.

"Kami tidak mau bubar sebelum alat berat ini dibawa keluar dari sini. Untuk apa alat berat ini?" kata seorang wanita yang memegang spanduk.

Warga Tolak Okupasi Lahan Perkebunan Sawit PT LNK_1
Ratusan warga menolak dilakukannya okupasi lahan perkebunan sawit PT LNK, PTPN II di Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat. Anak sekolah hingga orang tua turun ke lapangan hendak menghadang rencana okupasi, Senin (21/1/2019). TRIBUN MEDAN/DEDY KURNIAWAN

Kabag Ops Polres Binjai, Kompol Zulkarnain awalnya meminta warga berdiri di atas lahannya masing-masing.

Baca: Polisi Temukan Anting-anting dan Jam Tangan Diduga Milik Perempuan yang Terbakar di Atas Springbed

Namun warga menolak melakukan. Sehingga langkah okupasi tetap dilakukan.

Halaman
12
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Dewi Agustina
Sumber: Tribun Medan
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas