Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version
Home »

Sains

Baru, Ilmuwan Klaim Temukan Planet Baru di Luar Galaksi Bima Sakti

Penemuan planet baru mungkin bukanlah hal yang terlalu istimewa. Namun, kali ini istimewa karena berada di luar galaksi Bima Sakti.

Baru, Ilmuwan Klaim Temukan Planet Baru di Luar Galaksi Bima Sakti
Twitter/ @nasa
astronom NASA baru-baru ini mengumumkan penemuan besarnya terkait sistem bintang di luar tata surya, yang memiliki tujuh planet menyerupai bumi. Tiga di antaranya memungkinkan memiliki air cair dan berada di zona layak huni atau habitable zone. 

TRIBUNNEWS.COM - Penemuan planet baru mungkin bukanlah hal yang terlalu istimewa. Namun, kali ini planet-planet yang ditemukan oleh para astrofisikawan istimewa karena berada di luar galaksi Bima Sakti.

Sebelumnya, planet-planet yang terdeteksi hanya berada di dalam galaksi Bima Sakti.

"Kami sangat gembira dengan penemuan ini, ini adalah pertama kalinya seseorang menemukan planet di luar galaksi kita," ungkap Profesor Xinyu Dai, seorang astrofisikawan di University of Oklahoma dikutip dari The Independent, Minggu (04/02/2018).

Temuan yang dipublikasikan dalam The Astrophysical Journal ini dilakukan dengan menggunakan teknik yang disebut microlensing.

Teknik ini memanfaatkan kecerahan benda langit yang jauh seperti bintang dan quasar (inti galaksi).

Teknik microlensing ini merupakan satu-satunya metode yang dikenal mampu mengidentifikasi planet pada jarak seperti itu.

Dengan teknik ini pula, para ilmuwan bisa mengidentifikasi sekelompok dunia yang jauh hanya dengan menggunakan data dari Observatorium X-ray Chandra miliki NASA.

"Ini adalah contih seberapa kuat teknik analisis microlensing extraglactic (di luar galaksi Bima Sakti)," ujar Dr Eduardo Guerras, rekan Dai dalam temuan ini.

Planet yang baru ditemukan ini diperkirakan memiliki ukuran antara sebesar bulan hingga sebesar Jupiter. Selain itu, jarak galaksinya kira-kira 3,8 miliar tahun cahaya dari Bima Sakti.

"Galaksi ini terletak 3,8 miliar tahun cahaya jauhnya, dan tidak ada kemungkinan untuk mengamati planet-planet ini secara langsung, bahkan dengan teleskop terbaik yang bisa dibayangkan dalam skenario fiksi ilmiah," kata Guerras.

  Loading comments...
berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas