Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Ini Penyebab Pesawat British Airways Nyasar dan Salah Mendarat 800 Km dari Kota Tujuan

"Kami telah meminta maaf kepada para pelanggan atas gangguan perjalanan mereka dan akan menghubungi mereka secara individual," sebut British Airways

Ini Penyebab Pesawat British Airways Nyasar dan Salah Mendarat 800 Km dari Kota Tujuan
THE GUARDIAN
Pesawat British Airways 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sebuah pesawat yang berangkat dari Bandara Internasional London, Inggris, salah rute yang menyebabkannya mendarat sejauh 800 kilometer dari kota tujuan.

Pesawat British Airways BA3271 terbang pada Senin (25/3/2019) dari London dengan tujuan Dusseldorf, Jerman, itu justru mendarat di Edinburgh, Skotlandia.

Para penumpang bahkan baru mengetahui kesalahan tersebut saat pilot mengumumkan bahwa pesawat telah mendarat di Edinburgh, sementara mereka mengharapkan tiba di Dusseldorf.

Setelah kru pesawat menyadari kesalahan yang terjadi, pesawat segera kembali mengisi bahan bakar dan melanjutkan penerbangan ke tujuan sebenarnya.

Pesawat British Airways salah rute tersebut akhirnya mendarat di Dusseldorf, Jerman, dengan keterlambatan hampir tiga jam dari jadwal seharusnya.

Dilansir New York Times, kesalahan terjadi pada dokumen yang diajukan oleh perusahaan Jerman yang telah mencarter pesawat, WDL Aviation.

Perusahaan tersebut salah dalam mengajukan rute kepada pengontrol lalu lintas udara.

"Kami bekerja sama dengan WDL Aviation yang mengoperasikan penerbangan atas nama British Airways sedang bekerja menemukan penyebab rencana penerbangan yang salah diajukan," kata British Airways dalam pernyataannya.

Baca: FOTO-FOTO: Seperti Lautan Semut, Begini Kemeriahan Massa Sambut Prabowo di Lapangan Mandala, Merauke

Secara keseluruhan, penerbangan berjalan lancar dan tidak menunjukkan risiko bahaya.

Hanya karena adanya kesalahan dokumen, para kru penerbangan, dari pilot hingga pengontrol lalu lintas udara, meyakini bahwa pesawat tersebut bertujuan ke Edinburgh.

Halaman
12
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Choirul Arifin
Sumber: Kompas.com
  Loading comments...

Baca Juga

berita POPULER
© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas