Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Baju Renang Bisa Mencemari Lautan, Begini Faktanya Menurut Para Ahli

Chief Brand Officer di Eco-Age perusahaan konsultan produk berkelanjutan menyatakan bahwa pakaian renang biasanya terbuat dari bahan sintetis

Baju Renang Bisa Mencemari Lautan, Begini Faktanya Menurut Para Ahli
Tribun Timur/Muhammad Abdiwan
sejumlah peserta mengikuti fashion show baju renang muslim dan busana pantai di Bugis Waterpark (BWP). Makassar. Minggu (21/4/2013). Dalam rangka memperingati hari kartini, wahana bermain air Bugis Waterpark (BWP), memberikan persembahan spesial bagi seluruh kaum wanita. (Tribun Timur/Muhammad Abdiwan) 

TRIBUNNEWS.COM - Industri mode kini tengah gencar dalam mebyuarakan prosuk yang ramah lingkungan, namun sayangnya banyak yang msih menyepelekan bahan untuk membuat pakaian renang.

Bahan untuk membuat pakaian renang ini sangat penting karena turut menjaga kelestarian lingkungan.

Pakaian renang biasanya terbuat dari bahan sitetis, seperti polyerethane, yang merupakan campuran lycra, spandex atay elastane.

Bahan tersebut memiliki dampak yang negatif yang sangat nyata terhadap berkurangnya sumber daya alam.

Dikutip Tribun Travel dari Kompas.com, menurut Harriet Vocking, Chief Brand Officer di Eco-Age - perusahaan konsultan produk berkelanjutan menyatakan bahwa pakaian renang biasanya terbuat dari bahan sintetis berbasis minyak bumi yang menimbulkan masalah lingkungan.

Berdasarkan Vocking, minyak bumi adalah sumber daya alam yang semakin menipis, dapat menyebabkan polusi lingkungan selama ekstraksi dan produksi serat.

Berbahayanya lagi, bahan untuk membuat pakaian renang tidak bisa terurai.

Mengenakan dan mencuci pakaian renang berbahan sintetis juga bisa mengundang bahaya.

Setiap kali mencuci pakaian sitetis, bahan sitetis akan melepaskan potongan-potongan plastik kecil yang disebut microfibers.

HALAMAN SELANJUTNYA >>>>

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Arif Setyabudi Santoso
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas