Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Gempa di Sulteng

Hari Ini Evakuasi Korban Gempa di Sulteng Dihentikan, Jokowi Sebut Data 200 Polisi Terseret Tsunami

Pemerintah memutuskan untuk menghentikan proses evakuasi dan pencarian korban gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah (Sulteng) per Kamis (11/10/2018)

Hari Ini Evakuasi Korban Gempa di Sulteng Dihentikan, Jokowi Sebut Data 200 Polisi Terseret Tsunami
TRIBUN/DANY PERMANA
Warga berusaha mencari anggota keluarganya yang menjadi korban tanah amblas di kawasan Perumnas Balaora, Palu, Senin (8/10/2018). Akibat gempa dan tsunami yang menggoyang Sulawesi Tengah, kawasan Perumnas Balaora tersebut mengalami tanah amblas yang mengakibatkan ribuan orang diduga masih tertimbun di area tersebur. TRIBUNNEWS/DANY PERMANA 

TRIBUNNEWS.COM - Pemerintah memutuskan untuk menghentikan proses evakuasi dan pencarian korban gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah (Sulteng) per Kamis (11/10/2018) ini.

Dilansir Tribunnews.com dari Kompas.com, keputusan penghentian evakuasi dan pencarian korban diambil oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla sebagai pemimpin penanganan korban gempa dan tsunami Sulteng yang ditunjuk Presiden Joko Widodo (Jokowi).

JK mengambil keputusan itu setelah rapat koordinasi yang melibatkan Gubernur Sulawesi Tengah, pemda setempat, BNPB, Badan SAR Nasional (Basarnas), perwakilan sejumlah kementerian dan lembaga terkait, hingga masyarakat setempat.

Baca: Terjadi Gempa Situbondo, Nana Mirdad Syok, Indra Bekti dan Cici Panda Dibuat Panik

Kantung jenazah dievakuasi tim SAR gabungan dari Perumnas Bolaroa, Palu, Sulawesi Tengah hari ini.
Kantung jenazah dievakuasi tim SAR gabungan dari Perumnas Bolaroa, Palu, Sulawesi Tengah hari ini. (Tribun Jakarta/Elga Putra)

Bersamaan dengan dihentikannya proses evakuasi hari ini, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan ucapan terima kasih kepada para petugas, pegawai pemerintah dan aparat keamanan yang bekerja keras dalam penanganan bencana di Sulteng.

Jokowi mengucapkan terima kasih lantaran meski rekan dan keluarga jadi korban bencana, para petugas itu tetap bekerja melakukan proses evakuasi dan pencarian korban. 

Jokowi mengungkap data adanya sekitrar 200 anggota polisi yang terseret tsunami.

Dari 200 anggota polisi yang terseret tsunami itu, baru 30 orang ditemukan.

Hal itu diungkap Jokowi di akun twitternya, Kamis (11/10/2018). 

"Terima kasih para petugas, pegawai pemerintah, dan aparat keamanan yang bekerja keras dalam penanganan bencana di Palu.

Mereka tetap bekerja saat rekan dan keluarga jadi korban bencana. Sekitar 200 anggota polisi terseret tsunami, yang ketemu baru 30. Bisa Anda bayangkan," tulis Jokowi di akun @jokowi.

Halaman
123
Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Daryono
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...

Berita Terkait :#Gempa di Sulteng

berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas