Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Tugu Waseso 'Bangunkan' Geliat Perekonomian Warga Desa Soropaten, Klaten

Kebedaraan Tugu Waseso membangkitkan wisata sekaligus perekonomian warga Desa Soropaten, Kecamatan Karanganom, Kabupaten Klaten. Begini kisahnya.

Tugu Waseso 'Bangunkan' Geliat Perekonomian Warga Desa Soropaten, Klaten
TRIBUNNEWS.COM/SRI JULIATI
Tugu Waseso yang berada di Dukuh Pandanan, Desa Soropaten, Kecamatan Karanganom, Kabupaten Klaten. 

TRIBUNNEWS.COM, KLATEN - Tugu setinggi 12,5 meter berdiri kokoh di tepi sawah, pinggir permukiman warga Dukuh Pandanan, Desa Soropaten, Kecamatan Karanganom, Kabupaten Klaten.

Tampak bendera Merah Putih berkibar di atas tugu tersebut.

Juga pagar besi yang mengelilingi bagian puncak sekaligus menjadi pembatas.

Dilihat dari kejauhan, rupa dari tugu tersebut menyiratkan jika ia adalah bangunan lawas.

Tugu Waseso, Tempat Pertemuan Karso Rejo dan Bung Karno, sekitar tahun 1934-1935 di Dukuh Pandanan, Desa Soropaten, Kecamatan Karanganom, Kabupaten Klaten.
Tugu Waseso, Tempat Pertemuan Karso Rejo dan Bung Karno, sekitar tahun 1934-1935 di Dukuh Pandanan, Desa Soropaten, Kecamatan Karanganom, Kabupaten Klaten. (Tribunnews.com/Sri Juliati)

Benar saja, saat dilihat lebih dekat, terdapat papan nama yang bertuliskan Tugu Waseso, Tempat Pertemuan Karso Rejo dan Bung Karno, sekitar tahun 1934-1935.

"Bangunan ini didirikan sebagai penanda lokasi pertemuan antara Ir Soekarno, presiden pertama RI dengan tokoh spiritual desa kami, Kiai Karso Rejo," kisah Sri Nugroho, warga Dukuh Pandanan pada Tribunnews.com, Minggu (30/9/2018).

Nugroho bercerita, pada masa sebelum kemerdekaan, Soekarno sempat menyambangi Dukuh Pandanan atas permintaan dari Keraton Solo.

Kala itu, Soekarno meminta doa restu untuk berjuang mengusir penjajah dan meraih kemerdekaan dari penjajahan Belanda.

Oleh Raja Solo yang berkuasa saat itu, Soekarno diminta bertemu dengan Kiai Karso Rejo yang merupakan tokoh spiritual Dukuh Pandanan.

Pertemuan antara keduanya terjadi di pinggir sawah, karena saat Soekarno mencari ke rumah, Kiai Karso Rejo tidak ada.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: sri juliati
Editor: Daryono
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas