Tribun Kesehatan
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

8 Cara Mengatasi Kram Perut saat Haid secara Efektif Berdasarkan Penelitian Para Ahli

Sering alami kram perut saat haid? Berikut 8 cara mengatasi kram perut saat haid yang efektif dan berdasarkan penelitian para ahli.

8 Cara Mengatasi Kram Perut saat Haid secara Efektif Berdasarkan Penelitian Para Ahli
medguidance.com
Ilustrasi: Sering alami kram perut saat haid? Berikut 8 cara mengatasi kram perut saat haid yang efektif dan berdasarkan penelitian para ahli. 

TRIBUNNEWS.COM - Lebih dari separuh wanita mengalami kram perut di hari pertama haid, menurut American Congress of Obstetricians and Gynecologists dilansir dar Everydayhelath.com pada Sabtu (24/11/2018).

Kram perut saat menstruasi, juga disebut dismenore, biasanya bukan tanda kondisi kesehatan yang serius.

Kram itu hanya dapat sedikit merusak gaya hidup Anda.

Berikut 10 cara yang aman dan efektif untuk mengurangi rasa sakit saat haid yang Tribunnews rangkumkan dari Everydayhealth.com.

Baca: 7 Mitos Kesehatan yang Kerap Dipercaya Ini Disanggah Ilmuwan: Termasuk Tak Boleh Minum Saat Makan

Jika kram menstruasi Anda tampak parah atau Anda tidak merasa lega meskipun mencoba beberapa pilihan ini, tanyakan kepada dokter untuk mengantisipasi masalah kesehatan yang lebih serius.

1. Memperbaiki Pola Makan

Penelitian telah menunjukkan bahwa mengurangi lemak dan meningkatkan sayuran dalam diet Anda dapat membantu meringankan kram perut bulanan.

"Diet rendah lemak sebenarnya menurunkan tingkat peradangan keseluruhan dalam tubuh," kata Aldo Palmieri MD, ob-gyn di UCLA Health dan profesor kebidanan dan ginekologi di UCLA David Geffen School of Medicine di Los Angeles.

Diet vegetarian rendah lemak tidak hanya membantu kesehatan Anda secara umum, tetapi dapat memiliki efek tidak langsung yang nyata terhadap kram menstruasi, kata Dr. Palmieri.

Mulailah dengan mengganti lemak yang kurang sehat seperti lemak jenuh yang ditemukan pada produk hewani, dan pilih yang lebih sehat seperti lemak tak jenuh yang ditemukan dalam minyak zaitun, kata American Heart Association (AHA).

Halaman
1234
Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Fitriana Andriyani
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas