Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Berita Viral

6 Fakta Buaya yang Menewaskan Deasy Tuwo, Berasal dari Belitung dan Pernah Mangsa Buaya Lain

Berikut ini 6 fakta tentang buaya yang menewaskan Deasy Tuwo (44) asal Minahasa. Berasal dari Belitung tahun 1999, hingga pernah memangsa buaya lain.

6 Fakta Buaya yang Menewaskan Deasy Tuwo, Berasal dari Belitung dan Pernah Mangsa Buaya Lain
TRIBUNMANADO/FERDINAND RANTI
Berikut ini 6 fakta tentang buaya yang menewaskan Deasy Tuwo (44) asal Minahasa. Berasal dari Belitung tahun 1999, hingga pernah memangsa buaya lain. 

Berikut ini 6 fakta tentang buaya yang menewaskan Deasy Tuwo (44) asal Minahasa. Berasal dari Belitung tahun 1999, hingga pernah memangsa buaya lain. Simak selengkapnya disini!

TRIBUNNEWS.COM - Sungguh malang nasib Kepala Laboratorium CV Yosiki, pembibitan mutiara, Deasy Towo (44) di Minahasa, Sulawesi Utara.

Tubuhnya ditemukan tewas pada kolam buaya di perusahaan milik Mr Ochiai di Desa jaga VII, Desa Ranowangko, Kecamatan Tombariri, Kabupaten Minahasa (11/1/2019).

Melansir dari TribunManado.co.id, tak ada saksi saat peristiwa naas itu terjadi.

Diperkirakan Deasy diterkam saat sedang memberi makan buaya.

"Karena pada Rabu (9/1/2019), kami masih melihatnya masuk ke tempat itu (kolam buaya)," ujar mantan rekan kerja Deasy, Merry Supit.

Buaya pemangsa manusia
Buaya pemangsa manusia (TribunManado)

Berikut ini rangkuman 6 fakta yang telah dihimpun Tribunnews.com dari TribunManado.co.id pada Sabtu (12/1/2019).

Baca: Pengakuan Petugas yang Memandikan Jenazah Deasy Tuwo yang Diterkam Buaya di Minahasa

1. Buaya Pernah Ditolak Penangkaran

Salah satu mantan pekerja CV Yosiki, Merry Supit (36) menuturkan jika sejak dulu buaya ini diberi makan ayam, ika, cakalang dan tuna.

"Semuanya harus fresh, dia (buaya) tak mau makan bila sudah dibekukan atau sudah mati beberapa hari," ujar Merry.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Bunga Pradipta Pertiwi
Editor: Siti Nurjannah Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...

Berita Terkait :#Berita Viral

berita POPULER
© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas