Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Untuk Ketiga Kalinya, Sri Mulyani Dinobatkan sebagai Menkeu Terbaik di Asia Pasifik

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani dinobatkan ketiga kalinya sebagai Menkeu Terbaik di Asia Pasifik Tahun 2019 versi majalah keuangan FinanceAsia

Untuk Ketiga Kalinya, Sri Mulyani Dinobatkan sebagai Menkeu Terbaik di Asia Pasifik
KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELI
Sri Mulyani 

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani dinobatkan ketiga kalinya sebagai Menkeu Terbaik di Asia Pasifik Tahun 2019 versi majalah keuangan FinanceAsia

TRIBUNNEWS.COM - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati kembali dinobatkan ketiga kalinya sebagai Menkeu Terbaik di Asia Pasifik Tahun 2019 versi majalah keuangan FinanceAsia pada 2 April 2019.

FinanceAsia adalah sumber resmi wilayah Asia untuk berita keuangan, investasi perbankan, ekonomi dan pasar modal.

Sebelumnya, FinanceAsia telah menobatkan Menkeu Sri Mulyani sebagai Menkeu terbaik se-Asia Pasifik pada tahun 2017 dan 2018.

Baca: Debat Kelima Pilpres 2019, Ikrar Damai Akhir Acara & Balques Manisang-Tomy Ristanto Jadi Moderator

Seperti dikutip Tribunnews.com dari laman resmi Kementerian Keuangan, menurut FinanceAsia, Menkeu Sri Mulyani berhasil membawa perekonomian Indonesia ke arah yang lebih baik dengan mencatatkan defisit anggaran terendah dalam enam tahun terakhir.

Yakni pada 2018 (1,76 persen dari Produk Domestik Bruto/PDB).

Sementara dikutip Tribunnews.com dari Kompas.com, Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi, Kemenkeu, Nufransa Wira Sakti dalam siaran pers, Jakarta, Kamis (4/4/2019), mengatakan, Sri Mulyani juga berhasil meningkatkan kepatuhan pajak (tax compliance) melalui program Amnesti Pajak yang diluncurkan pada tahun 2016-2017.

Selain itu Nufransa juga menyebut, Sri Mulyani pun mengantarkan Indonesia menjadi negara Asia pertama yang menjual green bonds.

Surat utang itu digunakan secara spesifik untuk membiayai proyek-proyek untuk iklim dan lingkungan, yang terjual hingga 1,25 miliar dolar AS.

"Selain itu, di tengah pelemahan nilai tukar seiring perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok, Pemerintah bersama Bank Indonesia juga dinilai berhasil menjaga stabilitas nilai tukar rupiah," kata dia.

Baca: Sri Mulyani: Pedagang di Media Sosial Tetap Harus Bayar Pajak

FinanceAsia juga merilis peringkat untuk para Menteri Keuangan lain di Asia Pasifik.

Peringkat dua diberikan kepada Carlos Dominguez dari Filipina, peringkat tiga Heng Swee Keat dari Singapura, peringkat empat Josh Frydenberg dari Australia dan peringkat lima Paul Chan dari Hong Kong.

Selanjutnya peringkat enam Piyush Goyal dari India, peringkat tujuh Liu Kun dari Tiongkok, peringkat delapan Hong Nam-Ki dari Korea Selatan, peringkat sembilan Lim Guan Eng dari Malaysia dan peringkat sepuluh Apisak Tantivorawong dari Thailand.

(Tribunnews.com/Chrysnha/Kompas.com)

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Facundo Chrysnha Pradipha
Editor: Fathul Amanah
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas