Tribun Seleb
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Susan Sameh Rela Diseret-seret Demi Peran di Film Miss Call

Susan mengaku, pada beberapa adegan di film tersebut, dirinya harus rela luka-luka demi mendapatkan hasil peran yang bagus.

Susan Sameh Rela Diseret-seret Demi Peran di Film Miss Call
WARTA KOTA/NUR ICHSAN
Susan Sameh, pada acara peluncuran film Miss Call, di Popular Mansion, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Senin (6/4/2015). Film ini diambil berdasarkan kisah nyata dari Korea tentang teror miss call handphone. WARTA KOTA/NUR ICHSAN

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Achmad Rafiq

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Demi mendalami perannya pada sebuah film, siapapun akan melakukannya setiap adegan tersebut dengan total.

Salah satunya yang dilakukan aktris pendatang baru, Susan Sameh dalam akting di film 'Miss Call'.

Susan mengaku, pada beberapa adegan di film tersebut, dirinya harus rela luka-luka demi mendapatkan hasil peran yang bagus.

"Saya harus akting fighting, padahal sayab ngga bisa sama sekali. saya juga harus jatuh dari tangga dan itu benar-benar real. Sampe urat tangan saya mau keluar dan pada biru-biru," cerita Susan, ketika ditemui di kawasan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Senin (6/4/2015).

Dara kelahiran 24 Februari 1997 itu mengaku, dirinya melakukan itu tanpa stuntmen atau peran pengganti. Menurutnya, hal itu dia lakukan demi melakukan yang terbaik pada film perdananya itu.

"Selain itu, saya juga harus jadi orang jahil, dan nada saya harus dinaikkan beberapa, biar meaning-nya sampai. Adegan fighting itu juga sulit. Saya diseret-seret itu pun saya beneran diseret-seret. Karena Saya ngga mau pake stuntment," katanya.

Wanita yang sengaja menutup wajahnya dengan topeng hingga gala premier film 'Miss Call' itu mengaku sengaja melakukannya.

Sebab kata Susan, dia ingin bisa menjadi aktris yang luar biasa seperti Nadya Hutagalung dan Dian Sastro.

Adik kandung pembalap Sabrina Sameh itu juga menambahkan, untuk dapat bertarung dengan baik, dirinya sempat latihan selama satu minggu dengan orang yang telah ahli dalam ilmu bela diri.

"Kalau belajar akting saya melakukannya pada saat reading selama sebulan. Saya juga banyak nonton film. Saya pun ambil film ini karena ceritanya menarik, dan film ini bisa membuat penonton bikin mikir, sama kaya film favorit saya twillight," ungkapnya.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Achmad Rafiq
Editor: Sugiyarto
  Loading comments...

Baca Juga

berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas