Tribun Seleb
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Kasus First Travel

Penyidik Sebut Tidak Ada Perjanjian Kerjasama Antara Vicky Shu dan First Travel

Penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri masih melakukan pendalaman terhadap biaya perjalanan umroh tiga artis

Penyidik Sebut Tidak Ada Perjanjian Kerjasama Antara Vicky Shu dan First Travel
WARTA KOTA/RANGGA BASKORO
Vicky Shu di Bareskrim Polri, Gedung KKP, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (2/10/2017). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri masih melakukan pendalaman terhadap biaya perjalanan umroh tiga artis lain yang menggunakan jasa First Travel.

Selain Syahrini, tiga artis lainnya tersebut adalah Vicky Shu, Ria Irawan dan Merry Putrian.

"Intinya semua penggunaan dana jemaah oleh First Travel yang bukan untuk kepentingan jemaah akan didalami," ujar Kanit I Subdit V Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, AKBP Bambang Wijanarko saat dihubungi.

Bambang mengungkapkan bahwa First Travel telah mengeluarkan dana hingga Rp 108 juta untuk biaya umrah Vicky Shu dan Merry Putrian.

Bambang mengungkapkan bahwa kerjasama antara Vicky Shu dengan Bos First Travel, Anniesa Desvitasari Hasibuan, tidak ada perjanjian tertulis.

"Yang pertama 2015 dia (Vicky Shu) umrah bayar full berangkat sendirian. Lalu dia mau umrah lagi. Pas daftar ke kantor First Travel lagi mau bayar, tapi Anniesa Hasibuan tawari endorse. Vicky nggak mau karena mau ibadah. Lalu Anniesa minta tolong bantuin wawancara jemaah dan upload kegiatan umrahnya di Instagram Vicky. Nggak ada perjanjian," terang Bambang.

Sebelumnya tim penyidik berencana memanggil Ria Irawan terkait biaya perjalan umrahnya. Namun belum diputuskan tanggal pemeriksaan. 

"Karena memang banyak yang harus diutamakan. Jadi kan banyak tuh yang mesti di BAP," tambah Bambang.

Seperti diketahui, penyidik dari Dirtipidum Bareskrim Polri menangkap Andika dan Anniesa di kompleks perkantoran kemenag RI setelah  melaksanakan konferensi pers pada Rabu, 8 Agustus 2017 pukul 14.00 WIB.

Sementara pada Jumat (18/8/2017), Bareskrim kembali menetapkan tersangka baru atas nama Siti Nuraidah Hasibuan alias Kiki yang menjabat sebagai Direktur Keuangan First Travel

  Loading comments...
berita POPULER
© 2017 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas