Tribun Seleb
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Lapor Polisi, Lee Jeong Hoon Ingin Beri Efek Jera Pada Pelaku Perusak Mobilnya

Lee Jeong Hoon beserta istrinya Moa Aeim mendatangi Polsek Metro Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (16/4/2018).

Lapor Polisi, Lee Jeong Hoon Ingin Beri Efek Jera Pada Pelaku Perusak Mobilnya
Lalu Hendri Bagus/Grid.ID
Lee Jeong Hoon beserta istrinya Moa Aeim mendatangi Polsek Metro Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (16/4/2018). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Lee Jeong Hoon beserta istrinya Moa Aeim mendatangi Polsek Metro Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (16/4/2018).

Kedatangan Lee dan Moa tersebut dalam rangka melaporkan tindakan perusakan mobil Alphard putih miliknya oleh orang yang tak dikenal.

Lee Jeong Hoon dan Moa Aeim datang menggunakan mobil alphard putih yang dirusak orang yang tak dikenal.

Pantauan Grid.ID mobil alphard putih milik istrinya tersebut mengalami lecet di bagian kap mesin depan dan bemper mobil.

Mobil tersebut tak mengalami kerusakan parah, namun Lee dan Moa tetap ingin menempuh jalur hukum dengan melapor ke Polsek Tanah Abang.

Ditemui usai melaporkan kerusakan mobilnya, Lee dan Moa menyampaikan alasan dirinya melapor ke pihak kepolisian.

"Kita mau kasih efek jera aja sih sebenarnya. Kalau memang salah ya harus mau dihukum," ujar Moa Aeim.

Sebab kejadian perusakan mobil tak hanya dialami pertama kali.

Pada beberapa waktu yang lalu mobil miliknya juga pernah ditabrak pengemudi motor, tetapi saat itu ia tak mendapatkan perlakuan yang tak menyenangkan.

"Beberapa kali sih, minggu lalu ada juga yang tabrak kita tapi dia tapi tidak marah-marah," ujarnya.

Baca: Bersaing Raih Juara Indonesian Idol 2018, Ternyata di Belakang Panggung Abdul dan Maria Mesra Begini

Kondisi Mobil Lee Jeong Hoon
Kondisi Mobil Lee Jeong Hoon (Lalu Hendri Bagus/Grid.ID)

Untuk memberikan efek jera, Lee dan Moa tak mau melakukan mediasi, ia memilih menempuh jalur hukum.

"Sudah ngobrol dengan Moa dan kuasa hukum saat ini maunya urus hukum dulu aja, lihat seperti apa nanti ke depannya,"

"Yang penting orangnya tahu kesalahannya. Proses hukum dulu, kalau dia merasa salah kita liat nanti," pungkasnya. ( Grid.ID, Lalu Hendri Bagus)

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Anita K Wardhani
Sumber: Grid.ID
  Loading comments...

Baca Juga

berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas