Tribun Seleb
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Lagu Anak Anak

SMI Rilis Album Anak-Anak 'Dunia Kita'

Sampai detik ini tidak bisa dipungkiri bahwa literasi lagu anak-anak di Tanah Air memang masih jauh dibawah rata-rata

SMI Rilis Album Anak-Anak 'Dunia Kita'
TRIBUNNEWS.COM/IST
SMI meluncurkan album perdananya berjudul 'Dunia Kita' dan penyanyinya adalah Sakti, Tasya, Freya, Joy, dan Keysha yang terpilih untuk membawakan lagu dalam album 'Dunia Kita'. Hati Senang dan Riang(Sakti), Ayah Ibu (Tasya), Matahari dan Bulan (Freya), Warna Warni (Joy), Dunia Kita (Keysha). TRIBUNNEWS.COM/IST

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fx Ismanto

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sampai detik ini tidak bisa dipungkiri bahwa literasi lagu anak-anak di Tanah Air memang masih jauh dibawah rata-rata. Serbuan kecanggihan jaman digital seperti sekarang ini juga tak lantas membuat gairah karya (lagu) anak-anak bertambah, malah sebaliknya anak-anak seolah kian terpinggirkan dengan minimnya kehadiran lagu-lagu anak.

Padahal sejatinya musik memiliki posisi penting untuk membantu perkembangan karakter, kepekaan sosial, kecerdasan intelektual, dan kreativitas anak. Melalui musik yang mereka dengar, nyanyikan dan hayati, secara tidak langsung anak-anak belajar tentang arti kehidupan.

SMI meluncurkan album perdananya berjudul 'Dunia Kita'.
SMI meluncurkan album perdananya berjudul 'Dunia Kita'. (TRIBUNNEWS.COM/IST)

Beruntung ditengah minimnya produksi lagu anak-anak, masih ada saja pihak yang masih perduli terhadap musik anak-anak. Salah satunya adalah Sekolah Musik Indonesia (SMI).

Dengan bangga SMI meluncurkan album perdananya berjudul 'Dunia Kita'. Mengangkat tema 'Dunia Kita' menunjukkan tentang kejadian sehari hari dan imajinasi anak-anak yang seringkali diceritakan kepada teman dan orang tua mereka bahkan ke orang-orang yang dijumpai di sekitar mereka.

Adalah Sakti, Tasya, Freya, Joy, dan Keysha yang terpilih untuk membawakan lagu dalam album 'Dunia Kita'. Hati Senang dan Riang(Sakti), Ayah Ibu (Tasya), Matahari dan Bulan (Freya), Warna Warni (Joy), Dunia Kita (Keysha)

SMI meluncurkan album perdananya berjudul 'Dunia Kita'.
SMI meluncurkan album perdananya berjudul 'Dunia Kita'. (TRIBUNNEWS.COM/IST)

Sesuai visi misi SMI yang ingin menghasilkan anak-anak kreatif, inovatif melalui musik teknologi berbasis multimedia terdepan di Indonesia yang up to date diharapkan bisa menjadikan murid sebagai pusat kurikulum dan menerapkan the right man in the right place in right time.

Freddy Aryanto sebagai CEO SMI menyebutkan, SMI memiliki program, metode, fasilitas & teknologi yg baik. Education through music dan project base learning. Menerapkan lingkungan belajar “21st Century Music School Ready” yg diterapkan melalui Multimedia Teknology Lab (MTL) dan Group Class.

"Kami cukup prihatin melihat perkembangan musik anak anak sekarang, dimana anak anak mengkonsumsi lagu lagu dewasa yang secara musikalitas cukup hebat tetapi secara konten atau lirik sangat tidak pantas untuk anak anak. Hal ini yang menjadi salah satu alasan kami untuk membuat langkah yang benar untuk generasi ini," ungkap Freddy Aryanto di Jakarta.

SMI meluncurkan album perdananya berjudul 'Dunia Kita'.
SMI meluncurkan album perdananya berjudul 'Dunia Kita'. (TRIBUNNEWS.COM/IST)

Lalu, "alasan kami yang kedua adalah saat ini musik belum menjadi salah satu profesi populer yang diminati orang tua dan anak, padahal kita juga tahu bahwa saat ini industri musik kian berkembang di indonesia dan di dunia berkat kemajuan teknologi dan internet, dan hal ini menciptakan lebih banyak lagi profesi yang ada di dunia Musik," lanjut Freddy.

Sebab itu SMI tergerak untuk membangun pasar di segmen anak-anak melalui SMI TUNE.
"Dimana bakat anak didik tidak disia-siakan begitu saja. Anak mulai diarahkan untuk mengenal industri musik bahkan hasil yang didapat 100%. Program itu kita beri nama 'Belajar Musik Dapet Uang'," timpal Dionisius Edo sebagai producer SMI TUNE.

Oleh sebab itu ada hal-hal yang perlu dipahami orang dewasa, agar tidak membatasi imajinasi mereka. Masa kecil adalah masa yang paling rentan, sedapat mungkin orang tua dapat menyelami Dunia anak-anak supaya perkembangan mereka bertumbuh dengan maksimal.

"Seringkali kita tidak bisa memahami apa yang ada di pikiran anak – anak, karena mereka memiliki penglihatan yang berbeda dari kita," jelas Sebastianus Yoga sebagai producer pelaksana SMI TUNE.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: FX Ismanto
  Loading comments...
berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas