Tribun Seleb
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version
Home »

Seleb

»

Gosipi

Artis Terjerat Narkoba

Alasan Roro Fitria Pakai Nama Ibunya Pesan Sabu-sabu Via Ojek Online

Roro Fitria jalani sidang kasus narkoba di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (5/7/2018).

Alasan Roro Fitria Pakai Nama Ibunya Pesan Sabu-sabu Via Ojek Online
Tribunnews.com/Bayu Indra Permana
Roro Fitria saat menahan tangisnya usai menjalani sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (7/5/2018) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Bayu Indra Permana

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Alasan Roro Fitria pesan sabu-sabu via ojek online menggunakan nama ibundanya adalah karena takut nomor pribadinya tersebar.

Hal tersebut diungkapkan oleh Martinus, kuasa hukum Roro Fitria, saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (5/7/2018).

"Tidak ada unsur atau apa gimana menggunakan identitas mamanya tersebut, tapi hanya dikarenakan dia publik figur," ucap Martinus.

Baca: Jalani Sidang, Roro Fitria Tak Lagi Terlihat Tertekan

"Nanti takut nomornya tersebar atau gimana, makanya dia pakai identitas mamanya," lanjutnya.

Sehari-hari, katanya menambahkan, Roro Fitria memang tinggal hanya berdua bersama ibunya.

Diberitakan sebelumnya, Roro Fitria ditangkap ketika sedang menunggu pesanan sabu-sabu dari YK dengan perantara seorang pria berinisial nama WH.

Ketika itu Roro memesan sabu-sabu seberat dua gram seharga Rp 4 juta dan Rp 1 juta untuk jasa kurir.

Ia mengatakan bahwa sabu-sabu tersebut akan digunakan untuk merayakan Hari Valentine bersama sejumlah rekannya yang juga artis.

Untuk kasus dugaan penyalahgunaan narkotika itu, Roro Fitria dijerat dengan pasal berlapis.

Ketiga pasal itu adalah Pasal 112 ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika (menyimpan, menguasai, dan memiliki), Pasal 127 Ayat 1 huruf a Undang Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika (penyalahgunaan), dan Pasal 132 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika (pemufakatan jahat).(*)

  Loading comments...
berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas