Tribun Seleb
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Cegah Ojol Dimanfaatkan sebagai Kurir Narkoba, Grab Gaet BNN

Guna mengantisipasi kejadian itu terulang kembali, PT Grab Indonesia menjalin kerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN).

Cegah Ojol Dimanfaatkan sebagai Kurir Narkoba, Grab Gaet BNN
Alex Suban/Alex Suban
Calon penumpang dan pengendara Ojek Online menunggu di Halte Grab Meeting Point di sisi Mal FX di Jalan Pintu Satu, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (30/8/2018). Di halte ini penumpang yang tidak memiliki aplikasi juga dapat memesan ojek melalui alat yang tersedia. Namun halte semacam ini hanya terdapat saat Asian Games 2018 berlangsung. (Warta Kota/Alex Suban) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sudah jadi rahasia umum bahwa para bandar narkoba terkadang meminta jasa pengiriman barang secara online untuk mengantarkan paket berisi narkoba.

Alhasil, para pengemudi yang tak mengetahui isi paket tersebut sering kali harus dimintai pertanggungjawaban oleh pihak kepolisian.

Guna mengantisipasi kejadian itu terulang kembali, PT Grab Indonesia menjalin kerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN).

"Karena melihat ada kemungkinan seperti itu, kami hari ini bekerjasama dengan BNN agar paling tidak kami memiliki prosedur yang lebih baik. Materi untuk pencegahannya nanti seperti apa, karena kami juga punya mitra pengemudi lebih fokus terstruktur," ucap Head of Public Affairs Grab Indonesia, Tri Sukma Anreianno di kantor BNN, Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (7/5)

Tri menuturkan selama ini para mitra ojol hanya bisa menerka-nerka isi barang apabila terindikasi mencurigakan. Sementara itu, para ojol pun tak diperbolehkan membuka bungkus paket kiriman yang diantarkannya.

Baca: Gelar Survei, Kemenhub Buka Peluang Tarif Ojek Online Turun

Sementara itu, Kepala BNN Komjen Pol Heru Winarko mengharapkan agar kedepannya, Grab bisa membantu pihaknya untuk menyebarkan luaskan pesan-pesan anti-narkoba kepada masyarakat.

"Bagi BNN itu jadi peluang untuk sosialisasikan pencegahan dan bagaimana pemberantasan narkoba. Secara teknis kami mengarahkan di aplikasi grab ini bisa disampaikan konten-konten pencegahan," tutur Heru.

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Fajar Anjungroso
Sumber: Warta Kota
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas