Tribun Sport
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Dody Rahmadi Amar Tidak Setuju Adanya Wacana 'Satlak Prima' Bentukan Dispora Jakarta

Ketua Umum KONI DKI Jakarta, Dody Rahmadi Amar mengatakan dirinya tidak setuju dengan wacana yang akan menciptakan semacam 'Satlak Prima' dispora

Dody Rahmadi Amar Tidak Setuju Adanya Wacana 'Satlak Prima' Bentukan Dispora Jakarta
ist
Dody Rahmadi Amar menunjukkan surat keputusan dari KONI Pusat nomor 44 tahun 2017 tentang pengukuhan personalia pengurus KONI Provinsi DKI Jakarta masa bakti 2017-2021. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum KONI DKI Jakarta, Dody Rahmadi Amar mengatakan dirinya tidak setuju dengan wacana yang akan menciptakan semacam 'Satlak Prima' versi Pemerintah Provinsi DKI, dalam hal ini Dispora DKI.

"Jika wacana itu direalisasi, buat apa ada KONI yang tugasnya memang membina atlet hingga bisa bersaing di arena pertandingan," ungkap Dody disela-sela buka bersama di restoran Gado-gado Boplo Menteng, Minggu (18/6/2017).

Menurut Dody, Satlak Prima yang bikinan pemerintah itu khusus menangani atlet-atlet dari cabor unggulan agar bisa bersaing di arena internasional.

"Yang dibina di Satlak Prima itu, atlet yang sudah jadi yang sudah berprestasi di dalam negeri," kata Dody.

Namun, jika di DKI Jakarta, Dispora tidak bisa  menciptakan Satlak Prima seperti yang dibikin pemerintah.

"Pembinaan itu ada di cabor yang dibawah naungan KONI DKI Jakarta. Kami ini di KONI DKI tugasnya membina atlet agar bisa berprestasi di tingkat nasional, dan tidak semua atlet di DKI ini unggulan, makanya harus dibina," jelas Dody.

Jika Wacana Satlak Prima versi Dispora jadi dilaksanakan, tentu akan menghambur-hamburkan dana.

"Selain itu, orang-orang yang di Dispora itu pegawai pemerintah di Pengprov DKI, sewaktu-waktu bisa dipindah tugas kerjanya ke bagian lain, jika diantara mereka ada yang di Satlak Prima kemudian dipindah tugas, bakal terbengkalai programnya," selorohnya.

Untuk itulah menurut Dody adanya KONI di daerah untuk membina atlet daerah bersangkutan.

"Tugas KONI itu ya membina atletnya yang awalnya hanya meraih medali Perunggu bagaimana bisa meraih medali Perak, begitu seterusnya," tutur Dody.

Karena alasan itulah, Dody mengatakan dirinya tidak setuju dengan wacana adanya 'Satlak Prima' versi Dispora DKI Jakarta.

Di acara buka puasa berama itu, Doddy pun menginformasikan bahwa pada hari Selasa besok (20/6/2017) kepengurusannya di KONI DKI Jakarta bakal dilantik Ketua Umum KONI Pusat di Balaikota DKI Jakarta yang dihadiri oleh Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat.

  Loading comments...
berita POPULER
© 2017 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas