Tribun Sport
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Kejuaraan Dunia Jetski 2017: Aero Sutan Aswar Tempati Posisi Kedua dan Aqsa Posisi Ketiga

Juara Dunia Jetski 2014 dan 2016, Aero Sutan Aswar menempati posisi runner up pada Kejuaraan Dunia Jetski 2017 di Lake Havasu City, Arizona Amerika S

Kejuaraan Dunia Jetski 2017:  Aero Sutan Aswar Tempati Posisi Kedua dan Aqsa Posisi Ketiga
ist
Aero Sutan Aswar Tempati Posisi Kedua dan Aqsa Posisi Ketiga 

TRIBUNNEWS.COM, ARIZONA - Juara Dunia Jetski 2014 dan 2016, Aero Sutan Aswar menempati posisi runner up pada Kejuaraan Dunia Jetski 2017 di Lake Havasu City Arizona Amerika Serikat 1-9 Oktober 2017.

Sementara Adik Aero, Aqsa Sutan Aswar menempati podium ketiga Overall World Finals Pro R/A Stock.

Sedangkan peringkat pertama Over All diraih pejetski ruan rumah Chris Mac Clugage.

Ayah kandung Aero dan Aqsa? Fuly Sutan Aswar Jumat (13/10/2017) menginformasikan, sebenarnya peluang Aero untuk meraih juara dunia di tahun 2017 sangat terbuka lebar.

Namun mengingat waktu kedatangan sangat mepet sehingga sulit beradaptasi.

"Kami tiba di lokasi lomba satu hari menjelang kejuaraan dimulai, sehingga kami tidak punya banyak waktu untuk melakukan seting kendaraan," ungkap Fuly.

Di nomor R/A Open, Aqsa Sutan Aswar menempati posisi kedua dan ketiga Aero Sutan Aswar.

Selain Aero dan Dan Aqsa, Tim Jetski Indonesia juga mengikutsertakan Mohammas Farizi yang menempati posisi ke-7 di nomor R/A Spark Stock Lite.

Manajer Tim Jetski Indonesia, Rinaldy Duyo mengatakan, hasil ini membuktikn bahwa Aero dan Aqsa Sutan Aswar membuktikan mereka mampu berada di tiga besar Dunia.

"Semangat dan kegigihan meteka itulah yang mampu menempatkan dj posisi 3 besar hingga sekatang," kata Rinaldi.

Dikatakan, keberhasilan Tim Jetski Indonesia pada kejuaraan dunia kali ini bukannya tanpa kendala. Tim yang semestinya berada seminggu atau dua minggu sebelum balapan untuk melaksanakan berbagai persiapan yang prima, terpaksa berangkat pada satu hari sebelum balapan dimulai, dikarenakan faktor non tekhnis.

Praktis Tim Jetski Indonesia tidak memiliki waktu lagi untuk melakukan persiapan.

Hasil ini jelas akan  menambah motivasi Tim Jetski Indonesia dalam mengejar target dua medali Asian Games 2018 .

  Loading comments...
berita POPULER
© 2017 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas