Tribun Sport
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Menpora Optimis Cabor Panjat Tebing Indonesia Bakal Sumbangkan Medali di Asian Games

Tim Nasional Panjat Tebing Indonesia berhasil mengharumkan nama Indonesia dalam kejuaraan dunia panjat tebing yang berlangsung di China.

Menpora Optimis Cabor Panjat Tebing Indonesia Bakal Sumbangkan Medali di Asian Games
tribunnews.com/abdul majid
Imam Nahrawi saat memotong kue yang terdapat angka 133 yang melambangkan prestasi panjat tebing Indonesia di kejuaraan dunia di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Rabu (16/5/2018). Dok: Abdul Majid 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTATim Nasional Panjat Tebing Indonesia berhasil mengharumkan nama Indonesia dalam kejuaraan dunia panjat tebing yang berlangsung di China.

Dalam ajang tersebut, timnas panjat tebing Indonesia berhasil menorehkan satu emas, tiga perak dan tiga perunggu.

Menteri pemuda dan olahraga (Menpora), Imam Nahrawi pun mengaku optimis cabor panjat tebing bisa menyumbangkan medali di ajang Asian Games 2018.

“Saya sangat optimis, karena yang mereka ketika menjadi juara di Moskow sudah mereka lampaui semua. Bahkan, Juara 1 di Moskow sekarang ranking 6, itu artinya mereka punya semangat untuk berubah dan punya semangat untuk merebut medali di Asian Games nanti,” ujarnya.

Prestasi luar biasa ditunjukkan atlet-atlet tim nasional panjat tebing Indonesia di China. Di seri pertama, Indonesia berhasil menyabet tiga medali sekaligus: medali emas, perak, dan perunggu dalam nomor speed IFSC World Cup Chongqing, China, Minggu (6/5/2018)

Medali emas ditorehkan Aries Susanti Rahayu untuk nomor speed world record. Dalam babak final, ia menggulung Elena Timofeeva dari Rusia dengan catatan waktu 7,51 detik berbanding 9,01 detik.

Medali perak dipersembahkan Aspar Jaelolo. Aspar Jaelolo gagal menyabet emas di detik-detik terakhir. Ketika akan menyentuk puncak, ia agak terpeleset.

Alhasil, lawannya, Dmitrii Timofeev dari Rusia mengambil kesempatan. Dmitrii menang dengan catatan waktu 5,76 detik, sedangkan Aspar 6,80 detik.

Ada pun medali perunggu dipersembahkan Puji Lestari yang dalam partai perebutan juara ketiga nomor speed world record perorangan putri, menorehkan waktu 8,11 detik. Ia mengalahkan Anna Tsysannova dari Rusia yang gagal meraih puncak karena terpeleset.

Sementara itu, untuk penentuan juara ketiga nomor speed perorangan putra, Darryil Boldyrev dari Ukraina menang tipis atas Jin Xin Li dari China. Darryil menorehkan waktu 5,73 detik, sedangkan Jin Xin Li 5,88 detik.

Tak hanya itu, pada Minggu (13/5/2018), Panjat Tebing Indonesia sukses mempertahankan dominasi. Indonesia kembali naik ke podium dan merebut tiga medali.

Dominasi Indonesia dalaml kejuaraan panjat tebing dunia di Tai’an, China. Di nomor speed world record perorangan putra, Indonesia menempatkan enam dari tujuh atlet yang berlaga. Sedang di nomor speed world record perorangan putri, empat dari tujuh atlet yang berlaga sukses menembus babak final.

Timnas panjat tebing Indonesia juga sukses meraup tiga medali: dua medali perak dan satu medali perunggu. Dua medali perak masing-masing dipersembahkan oleh Sabri di nomor speed world record perorangan putra dan Agustina Sari di nomor speed world record perorangan putri.

Ada pun medali perunggu didapat dari Aries Susanti Rahayu juga dari nomor speed world record perorangan putri.

  Loading comments...
berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas