Tribun Sport
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Asian Games 2018

Kecepatan Jadi “PR” Emilia Nova Sebelum Berlaga di Asian Games

Atlet lari gawang andalan Indonesia, Emilia Nova membeberkan bahwa dirinya masih mengalami kekurangan. Kecepatan menjadi faktor utamanya yang harus di

Kecepatan Jadi “PR” Emilia Nova Sebelum Berlaga di Asian Games
tribunnews.com/abdul majid
Atlet lari gawang andalan Indonesia, Emilia Nova saat ditemui seusai menjalani latihan di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Jumat (18/5/2018). Dok: Abdul Majid 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Atlet lari gawang andalan Indonesia, Emilia Nova membeberkan bahwa dirinya masih mengalami kekurangan. Kecepatan menjadi faktor utamanya yang harus dibenahi.

Menurutnya, lari gawang tidak hanya sekadar lompatan saja, melainkan kecepatan dalam berlari juga sangat dibutuhkan.

“Kalau yang paling menonjol kesalahan Emil ya dari speednya, sekarang lagi difokuskan, karena lari gawang kan tidak hanya sekadar loncat gawang saja, tapi lari 100 meternya juga harus bagus,” ujar wanita yang akrab disapa Emil tersebut saat ditemui seusai menjalani latihan di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Jumat (18/5/2018).

Namun, teknik lainnya seperti melompat ia mengakui bahwa dirinya telah mengalami perubahan terlebih setelah pulang dari training camp yang diadakan di Amerika.

“Pulang dari Amerika ada evaluasi terutama masalah teknik loncat. Biasanya Emil pas lompat itu agak sedikit melayang, nah di sana diajarin supaya ketika loncat agak sedikit nekuk jadi lebih cepat. Terus Emil terapain dan sekarang lebih enak,” ujarnya.

Sementara itu, mengenai pesaing terberat di ajang Asian Games nanti, wanita peraih medali perak pada ajang SEA Games 2017 itu mengatakan bahwa atlet dari China lah yang masih menjadi pesaing terberatnya.

“Yang juara Asian Games 2014, China. Pengalaman lebih banyak, latihan juga sudah lama banget jadi sudah matang,” tutupnya.

  Loading comments...
berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas