Tribun Sport
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Asian Games 2018

Timnas Tenis Meja Indonesia ke Asian Games 2018 Sudah Berlatih lagi di Cina kata Oegroseno

Apa pun yang terjadi, jalan terus! Prinsip itu yang coba dipegang Komjen Pol (Purn) Oegroseno dalam mengendalikan organisasi tenis meja Indonesia

Timnas Tenis Meja Indonesia ke Asian Games 2018 Sudah Berlatih lagi di Cina kata Oegroseno
tribunnews.com/oro
Oegroseno 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Apa pun yang terjadi, jalan terus! Prinsip itu yang coba dipegang Komjen Pol (Purn) Oegroseno dalam mengendalikan organisasi tenis meja Indonesia saat ini.

“Ya, the show must go on. Saya di jalan yang benar, dan semua saya jalankan sesuai dengan ketentuan organisasi,” ungkap Oegroseno, yang antara 2 Agustus 2013 hingga 4 Maret 2014 memegang jabatan Wakapolri.

Perpecahan yang terjadi di organisasi tenis meja tanah air berimbas pada kepentingan atlet. Keberadaan Tim Nasional Tenis Meja Asian Games 2018 termasuk yang dipertaruhkan. Tim yang dibentuk oleh Oegroseno, pimpinan dari PP PTMSI, disebut-sebut akan diganti oleh tim baru dari kubu PB PTMSI 2018-2022 pimpinan Dato Shri Tahir.

Terkait dengan rencana penggantian Timnas Tenis Meja Asian Games XVIII/2018 tersebut, Oegroseno menepisnya.

“Bagaimana caranya? Itu sudah pasti tidak mungkin,” selorohnya.

Oegroseno menjelaskan, Timnas Tenis Meja Indonesia ke Asian Games 2018 saat ini sudah kembali berlatih di Cina setelah terakhir tampil di seri ITTF Tour di Hongkong, pekan lalu.

Oegroseno ikut mendampingi timnya bertanding di Hongkong. Dari keikutsertaan di Hongkong, dia menjabarkan, secara beregu, tim putra Indonesia berada di peringkat 15 Asia dan 56 dunia.

“Untuk beregu putri, di urutan 13 Asia dan 56 dunia,” jelas Oegroseno.

Oleh karena itu Oegroseno tidak mempermasalahkan rencana kubu Tahir yang masih keukeuh untuk membentuk timnas tenis meja baru, baik untuk Asian Games mau pun SEATTA, Kejuaraan Tenis Meja Asia Tenggara. “Saya nggak mau pikirin itu, habis-habisin energi,” tegasnya.

Kubu Tahir sepertinya masih ngotot untuk membentuk timnas tenis meja baru yang dipersiapkan ke Asian Games XVIII/2018. Ini terlihat dari direncanakannya gelaran seleksi nasional senior. Mereka sudah membentuk kepanitiaan untuk menggelar seleksi nasional senior tahun 2018. Disamping itu, mereka juga menggelar seleksi nasional kadet dan yunior untuk mewakili Indonesia ke Kejuaraan Kadet & Yunior SEATTA.

Menariknya, rencana seleksi pemain senior untuk pembentukan timnas Asian Games dan timnas yunior ke SEATTA dari kubu Tahir ini melibatkan figur Farid Rahman. Petenis meja nasional tahun 1970-an ini pernah menjadi sekjen PSSI di era kepemimpinan Djohar Arifin Husin di masa perpecahan sepak bola nasional.

Terkait dengan rencana pembentukan timnas ke 24th SEATTA Junior/Cadet Championship yang diselenggarakan 4-8 Juli di Naga City, Filipina, kubu Oegroseno sudah berencana menggelar seleknas yang diadakan pada 22 hingga 24 Juni 2018 di GOR Sukun, Kudus, Jateng.

  Loading comments...
berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas