Tribun Sport
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Dua Atlet Panjat Tebing Indonesia Kawinkan Emas di Kejuaraan Dunia

Modal kemenangan emas ini penting untuk menjaga performa atlet menatap Olimpiade 2020 Tokyo.

Dua Atlet Panjat Tebing Indonesia Kawinkan Emas di Kejuaraan Dunia
Humas FPTI
Skuat panjang tebing nasional Indonesia dalam ajang The Belt and Road International Climbing Master Tournament 2018 di Huaian, China. 

TRIBUNNEWS.COM - Prestasi gemilang ditorehkan atlet panjat tebing Indonesia.

Sebanyak dua medali emas digondol dalam ajang The Belt and Road International Climbing Master Tournament 2018 di Huaian, China. 

Dari nomor men’s speed dan women’s speed dipersembahkan oleh Pangeran Septo Wibowo dengan catatan waktu 6,33 detik dan Aries Susanti Rahayu dengan catatan waktu 7,93 detik.

Di babak final Pangeran Septo Wibowo melawan Rukin Sergei dari Rusia yang fall saat final.

Sementara, Aries Susanti Rahayu mngalahkan He Cuilian dari China dengan cacatan waktu 8,86 detik di babak final.

Pelatih speed Indonesia Hendra Basir mengatakan, atlet yang berangkat ke China untuk mengikuti kompetisi ini adalah Aspar Jaelolo, Alfian M Fajri, Sabri, Muhammad Hinayah, Veddriq Leonardo, Pangeran Septo Wibowo, Puji Lestari, Aries Susanti Rahayu, Rajiah Sallsabillah, Agustina Sari, dan Nurul Iqamah.

Ketua Umum PP Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Faisol Riza mengatakan, kompetisi di luar negeri sangat bermanfaat bagi para atlet Indonesia.

“Olimpiade Jepang itu tahun 2020. Kita tidak punya cukup waktu untuk bersiap. Apalagi, Pemerintah belum menetapkan Pelatnas untuk (Olimpiade) itu. Kompetisi yang diikuti atlet-atlet kita di luar negeri sangat penting untuk menjaga performa,” ujar dia.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Reynas Abdila
  Loading comments...
berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas